Dengan sistem rotasi, diharapkan tidak ada guru yang merasa terbebani, dan distribusi makanan bisa berjalan lebih rapi serta tepat sasaran.
Baca Juga: Viral Pemotor Hadang Bus di Ciwidey, Polisi Turun Tangan Usut Aksi Arogan Konvoi
Program MBG sendiri sudah berjalan di ribuan sekolah di seluruh Indonesia dengan tujuan meningkatkan gizi anak bangsa sekaligus mendukung konsentrasi belajar di kelas.
Kehadiran guru penanggung jawab dianggap akan semakin memperkuat ekosistem program ini, terutama untuk memastikan makanan layak konsumsi benar-benar diterima siswa setiap hari.
Dengan adanya insentif tambahan ini, banyak pihak optimis para guru akan lebih bersemangat mengawal pelaksanaan MBG di sekolah masing-masing.
Harapannya, langkah baru dari BGN ini tidak hanya meringankan beban guru, tapi juga mampu menutup celah hambatan sehingga tujuan utama program, yaitu mencetak generasi sehat dan cerdas, bisa benar-benar tercapai.***
Artikel Terkait
Awas Keracunan! Kenali Tanda Makanan Sudah Tak Layak Konsumsi
Sedia Payung! Jabodetabek Diperkirakan Diguyur Hujan Hari Ini
TOP Eks BIGBANG Siap Comeback Solo, Rilis Full Album Setelah 12 Tahun Vakum
Prabowo Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila di Lubang Buaya, Pesan Kebangsaan Menggema
Viral Pemotor Hadang Bus di Ciwidey, Polisi Turun Tangan Usut Aksi Arogan Konvoi
MotoGP Mandalika 2025 Siap Panaskan Lombok, Jadwal dan Harga Tiket Bikin Penasaran
Briptu Danang Dijatuhi Sanksi Etik Terkait Kasus Pelindasan Ojol, Polri Tegaskan Komitmen Profesionalisme
Fedi Nuril Sindir Soal Pejilat Pada Hasan Nasbi di Medsos X, Sindiriranya Saling Dibalas
Remaja 15 Tahun di Ciputat Bawa Mobil Pajero Sport Bareng Dua Cewek Lalu Nabrak Dua Rumah Warga
Sabrina Chairunnisa Diisukan Cerai Dengan Deddy Coubuzier, Ia Tanggapi Komentar Netizen