INSIBERNEWS - RSUD Notopuro Sidoarjo hingga Selasa (30/9/2025) telah menangani 40 santri korban ambruknya musala di Pondok Pesantren Al-Khoziny dengan berbagai tingkat luka.
Dari jumlah tersebut, 29 pasien telah diperbolehkan pulang, sembilan masih menjalani perawatan, dan satu pasien lain harus diobservasi lebih lanjut.
Baca Juga: Tiket MotoGP Mandalika 2025 Terjual 87 Persen, ITDC Pastikan Ajang Ramai dan Aman
Direktur RSUD Notopuro, dr Atok Irawan, menjelaskan salah satu korban mengalami luka parah sehingga tim medis melakukan tindakan amputasi di lokasi kejadian. Tindakan darurat ini dilakukan untuk menyelamatkan nyawa korban yang terjepit reruntuhan bangunan.
"Evakuasi dilakukan secepat mungkin di TKP. Tim ortopedi dan anestesi langsung melakukan amputasi lengan kiri karena korban terjepit reruntuhan," ujar dr Atok di Sidoarjo.
Salah satu korban meninggal dunia, Muhammad Soleh, mengalami kondisi kritis akibat terjepit di bawah reruntuhan. Meski sempat mendapatkan perawatan intensif, nyawa korban tidak tertolong.
Baca Juga: Penjualan Global Toyota Naik, Tapi Pasar Domestik Tertekan
"Situasi darurat memaksa kami untuk melakukan amputasi malam itu tanpa menunggu rujukan atau keluarga. Kondisinya memang mengancam jiwa," jelas dr Atok.
Sementara itu, RSI Siti Hajar menangani 52 santri. Dari jumlah ini, satu santri meninggal pada hari sebelumnya, 10 masih menjalani perawatan, dan 40 lainnya telah dipulangkan.
Humas RSI Siti Hajar, dr Erli Mawar Nuraini, mengatakan sebagian besar korban mengalami luka ringan dan trauma psikologis akibat insiden. Tim medis terus memberikan pendampingan psikologis bagi santri yang masih dirawat.
Baca Juga: ‘The Intern’ Versi Korea Mulai Syuting, Han So Hee dan Choi Min Sik Jadi Pemeran Utama
Kedua rumah sakit menegaskan koordinasi intensif dengan pihak pondok pesantren dan otoritas setempat untuk memastikan seluruh korban mendapatkan perawatan yang optimal, termasuk penanganan fisik maupun trauma mental.
Pihak rumah sakit juga mengimbau keluarga dan masyarakat untuk tetap tenang dan mendukung proses pemulihan para santri, sambil menunggu hasil investigasi penyebab ambruknya musala yang tengah dilakukan pihak berwenang.
Artikel Terkait
Ilham Habibie Kembali Diperiksa KPK, Terkait Dugaan Korupsi Proyek Iklan Bank BJB
Presiden Federasi Sepak Bola Norwegia Desak Israel Disanksi UEFA, Singgung Kasus Rusia
Prabowo Luncurkan 8 Terobosan Perumahan, MBR Kini Lebih Mudah Punya Rumah Pertama
KPK Tegaskan Dukungan pada Prabowo: Berantas Korupsi di BUMN Tanpa Kompromi
Netanyahu Minta Maaf ke Qatar atas Serangan, Doha Tetap Siap Fasilitasi Perdamaian Gaza
Kemlu RI Tegaskan Posisi Soal Baliho Prabowo di Israel: Normalisasi Hanya Jika Palestina Diakui
Hapus Foto Instagram Bersama Suaminya, Rumah Tangga Sabrina Chairunnisa dan Deddy Corbuzier Diisukan Cerai
‘The Intern’ Versi Korea Mulai Syuting, Han So Hee dan Choi Min Sik Jadi Pemeran Utama
Penjualan Global Toyota Naik, Tapi Pasar Domestik Tertekan
Tiket MotoGP Mandalika 2025 Terjual 87 Persen, ITDC Pastikan Ajang Ramai dan Aman