INSIBERNEWS - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memanggil putra Presiden ke-3 RI B.J. Habibie, Ilham Akbar Habibie, sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi proyek pengadaan iklan di Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (Bank BJB) periode 2021–2023.
“Pemeriksaan atas nama IAH, wiraswasta,” kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, di Jakarta, Selasa (30/9/2025).
Baca Juga: BRI Konsisten Berdayakan UMKM hingga Raih Penghargaan Pilar Sosial Katadata ESG Index Awards 2025
Menurut Budi, agenda pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta. Kehadiran Ilham diharapkan dapat memperjelas alur penyelidikan, terutama terkait keterkaitannya dengan transaksi yang mencuat dalam perkara ini.
Sebelumnya, Ilham juga sudah pernah menjalani pemeriksaan sebagai saksi pada awal September 2025. Kala itu, penyidik mendalami keterangannya mengenai penjualan sebuah mobil klasik merek Mercedes-Benz 280 SL, yang dulunya tercatat atas nama mendiang B.J. Habibie.
Ilham menyebut bahwa mobil tersebut dijual kepada mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Namun, KPK menduga transaksi itu tidak sepenuhnya murni, melainkan berhubungan dengan aliran dana dugaan korupsi proyek pengadaan iklan Bank BJB.
Baca Juga: Terungkap! Kuasa Hukum Beberkan Alasan Perceraian Pratama Arhan dan Azizah, Begini Katanya
KPK mendalami dugaan bahwa Ridwan Kamil membeli mobil itu dengan dana yang bersumber dari hasil korupsi. Meski begitu, penyidik menegaskan proses penyelidikan masih berjalan dan semua pihak yang terkait akan dimintai keterangan untuk memperkuat bukti.
Kasus ini menyorot perhatian publik karena menyeret sejumlah nama besar. Selain Ridwan Kamil yang disebut-sebut dalam pusaran perkara, keterlibatan Ilham Habibie sebagai saksi menambah dimensi baru dalam pengusutan kasus ini.
KPK sendiri belum menjelaskan lebih jauh mengenai jumlah kerugian negara yang ditimbulkan dari proyek pengadaan iklan tersebut.
Namun, penyidik memastikan pemeriksaan dilakukan secara mendalam untuk menelusuri jejak transaksi keuangan yang mencurigakan.
Dengan pemeriksaan tambahan ini, publik menanti perkembangan lebih lanjut. Apakah keterangan Ilham bisa membuka simpul baru, atau justru menguatkan dugaan penyidik bahwa kasus Bank BJB melibatkan lebih banyak pihak daripada yang diperkirakan sebelumnya.
Artikel Terkait
Red Notice Michael Steven Turun! Perburuan Buronan Kresna Group Kian Panas!
Era Baru Teknologi: Bill Gates Prediksi Tato Elektronik Bakal Geser Dominasi Smartphone
One Piece 1146 Mundur Sepekan, Preview Bocorkan Episode Dr Chopper
11 Provinsi Gelar Diskon dan Pemutihan Pajak Kendaraan Oktober 2025
Tangis Keluarga Iringi Pencarian 65 Santri yang Hilang di Reruntuhan Musala Ponpes Sidoarjo
Trump dan Netanyahu Tawarkan Peta Jalan Perdamaian Gaza, Hamas Didesak Terima atau Hadapi Konsekuensi
Menkeu Purbaya Optimistis Ekonomi Kuartal IV Tembus 5,5 Persen, Investor Asing Diyakini Kian Percaya
Trump Ancam Terapkan Tarif 100 Persen untuk Film Asing, Hollywood Disebut Jadi Korban Persaingan Global
Terungkap! Kuasa Hukum Beberkan Alasan Perceraian Pratama Arhan dan Azizah, Begini Katanya
BRI Konsisten Berdayakan UMKM hingga Raih Penghargaan Pilar Sosial Katadata ESG Index Awards 2025