Meski begitu, belum ada keterangan detail terkait layanan apa saja yang dihentikan. Namun, Microsoft memastikan akan terus melakukan evaluasi menyeluruh agar teknologinya tidak disalahgunakan untuk melanggar hak-hak sipil masyarakat di mana pun, termasuk di kawasan konflik.
Artikel Terkait
Netanyahu Sambut Pidato Prabowo di PBB, Singgung Normalisasi Hubungan Israel dengan Dunia Muslim
Bagnaia Raih Kemenangan Sprint Perdana di Motegi, Marquez Tetap Dekatkan Diri ke Gelar Juara Dunia
Bedu Akhirnya Buka Suara soal Perceraian, Siap Bicara ke Anak-anak
Tiga Hari Pencarian, Fadli Korban Tenggelam di Sungai Kalimalang Ditemukan Tersangkut Eceng Gondok
Perpres Baru Tegaskan Target Nusantara Jadi Ibu Kota Politik 2028, ASN Mulai Dipindahkan Bertahap
Trump Desak Erdogan Stop Beli Minyak Rusia, Tekanan ke Putin Makin Ditingkatkan
Menkeu Purbaya Puji Kinerja BGN, Buka Peluang Tambahan Anggaran Rp28 Triliun
Prabowo Janji Benahi Program Makan Bergizi Gratis Usai Pulang dari Lawatan Luar Negeri
Heboh! Kurir COD di Bekasi Diserang Pedang Gara-Gara Tagih Paket Rp30 Ribu
Tawuran Pelajar di Bekasi Tewaskan Dua Remaja, Polisi Tangkap Satu Tersangka