Tak Gentar dari Tekanan Amerika Serikat, Kim Jong Un Mantapkan Strategi Nuklir Demi Korea Utara

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Sabtu, 27 September 2025 | 10:00 WIB
Kim Jong Un pastikan nuklir tak tergantikan demi keamanan Korea Utara. (Istimewa)
Kim Jong Un pastikan nuklir tak tergantikan demi keamanan Korea Utara. (Istimewa)

INSIBERNEWSPemimpin tertinggi Korea Utara, Kim Jong Un, kembali menunjukkan sikap kerasnya terkait kebijakan pertahanan negaranya.

Dalam pernyataan terbaru yang disiarkan melalui kantor berita resmi KCNA, Jumat (26/9), Kim menegaskan bahwa kekuatan nuklir tetap menjadi fondasi utama keamanan nasional dan tidak akan digantikan oleh opsi lain.

Menurut Kim, persiapan menghadapi segala bentuk “aksi balasan nuklir” harus menjadi prioritas tertinggi negara. Ia menekankan tugas ini tidak boleh diganggu gugat dan harus dijalankan tanpa kompromi sedikit pun.

Baca Juga: Warga Bekasi Heboh! Sosok Pocong Misterius Muncul di Kampung Kempes, Ada yang Kehilangan Uang Rp500 Ribu

“Penguatan postur nuklir adalah kewajiban yang tidak bisa ditawar-tawar,” tegasnya di hadapan para pejabat.

Pernyataan tersebut disampaikan Kim saat memimpin rapat strategis bersama ilmuwan serta teknisi nuklir di Korea Utara.

Dalam pertemuan itu, ia memberikan arahan langsung terkait produksi material dan peningkatan kapasitas senjata nuklir.

Baca Juga: Dua Lipa Luruskan Isu Pemecatan David Levy Gegara Palestina Israel, Ini Fakta Sebenarnya!

KCNA menggambarkan suasana rapat sebagai momen penting untuk memperkokoh arah kebijakan militer Pyongyang.

Kim juga mengulang retorika klasik yang kerap ia gunakan dalam membenarkan program senjata nuklir negaranya.

Ia menyebut logika menjaga perdamaian hanya bisa dijalankan melalui kekuatan penangkal yang kuat.

Baca Juga: Indonesia Berduka, Atlet Muda Gimnastik Naufal Takdir Tutup Usia Saat Latihan di Rusia

“Penangkal yang kokoh, menjaga perdamaian dan keamanan lewat kekuatan nuklir sebagai tulang punggung adalah posisi tak tergoyahkan Republik Rakyat Demokratik Korea,” kata Kim.

Selain itu, ia menyerukan perlunya memperkuat apa yang ia sebut sebagai “perisai dan pedang nuklir.”

Menurutnya, hanya dengan kemampuan militer semacam itu Korea Utara bisa mempertahankan kedaulatannya dari ancaman eksternal, khususnya dari Amerika Serikat dan sekutu-sekutunya.

Baca Juga: Fakta Mengejutkan! Ribuan Dapur Program Makan Bergizi Gratis Belum Kantongi Sertifikat Higienis

KCNA menambahkan, Kim mengaku puas karena “mata rantai utama” dalam proses pengembangan teknologi nuklir tingkat lanjut telah berhasil diselesaikan.

Meski begitu, laporan tersebut tidak menjelaskan secara detail capaian teknis apa yang dimaksud maupun agenda strategis baru yang sedang disiapkan.

Pernyataan keras Kim Jong-un ini muncul hanya berselang beberapa jam setelah pemerintahan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kembali menegaskan komitmennya pada upaya denuklirisasi penuh Semenanjung Korea.

Baca Juga: Rob Kenney, Youtuber yang Jadi Penyelamat Jutaan Anak Tanpa Figur Ayah

Situasi ini menambah ketegangan diplomatik yang selama ini kerap memanas antara Washington dan Pyongyang.

Dengan sikap tegas yang ia tunjukkan, Kim Jong-un sekali lagi mengirimkan pesan ke dunia internasional bahwa Korea Utara tidak akan melepaskan senjata nuklirnya.

Langkah ini sekaligus memperkuat gambaran bahwa Pyongyang tetap memilih jalur kekuatan militer sebagai benteng utama, meski menghadapi tekanan dan sanksi global yang semakin berat.

Baca Juga: Sidang Ricuh! Nikita Mirzani Tunjukkan Goyangan 'Velocity' di Depan Hakim

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X