INSIBERNEWS – Sang diva pop dunia, Mariah Carey, akhirnya memecah penantian panjang para penggemarnya. Setelah tujuh tahun absen merilis album penuh, Carey resmi meluncurkan karya terbarunya bertajuk “Here For It All” pada Jumat (26/9). Album ini menjadi rilisan ke-16 sepanjang karier musiknya yang sudah lebih dari tiga dekade.
Album terbaru ini memuat 11 lagu dengan ragam warna musik yang luas, mulai dari R&B, hip hop, pop, hingga gospel yang kental dengan nuansa rohani.
Carey juga menghadirkan sentuhan segar lewat kolaborasi bersama sejumlah musisi lintas genre, seperti Anderson .Paak, Shenseea, Kehlani, serta grup vokal gospel legendaris The Clark Sisters.
Baca Juga: Meta Perluas Fitur Akun Remaja, Kini Hadir di Facebook dan Messenger
Sebelum merilis album penuh, Carey lebih dulu menggoda publik dengan melepas dua single andalan, yakni “Type Dangerous” dan “Sugar Sweet”. Kedua lagu itu berhasil membangkitkan antusiasme para penggemar yang sudah lama menunggu karya baru darinya.
Dalam penampilannya di acara talk show Live with Kelly and Mark, penyanyi berusia 56 tahun itu bercerita soal alasannya lama tidak merilis album. Ia mengakui bahwa biasanya dirinya produktif dan rutin mengeluarkan karya hampir setiap tahun, namun kali ini situasinya berbeda.
Baca Juga: Skandal Naturalisasi, FIFA Jatuhi Sanksi Berat ke FAM dan Tujuh Pemain
“Biasanya saya cepat dalam menulis album. Tapi kali ini, saya melakukan banyak hal lain, bepergian, pertunjukan. Jadi prosesnya jauh lebih panjang,” kata Carey dengan senyum.
Meski butuh waktu lama, Carey justru merasa lebih mantap saat memilih lagu utama yang sekaligus dijadikan judul albumnya. Dari awal ia sudah yakin bahwa “Here For It All” akan menjadi representasi terbaik dari seluruh isi album.
“Lagu terakhir ini sudah aku putuskan sejak awal. Lagu terakhirnya adalah ‘Here For It All’ dan aku menjadikannya sebagai title track,” jelas mantan istri Nick Cannon tersebut.
Baca Juga: Bayern Pesta Gol 4-0, Bremen Jadi Korban Ketajaman Kane dan Kolega
Carey juga menyebut lagu itu sebagai favorit pribadinya. Ia merasa “Here For It All” punya nuansa yang berbeda dibanding lagu-lagu lain yang ada dalam albumnya. Menurutnya, lagu itu memancarkan energi positif dan bisa menyentuh banyak orang.
“Aku ingin semua orang mendengarkannya. Lagu ini punya getaran yang berbeda. Jadi menurutku pribadi, ini adalah lagu favoritku,” tuturnya dengan penuh keyakinan.
Dengan rilisnya album ini, Mariah Carey seakan kembali menegaskan bahwa dirinya masih menjadi salah satu ikon terbesar di industri musik dunia.***
Artikel Terkait
WhatsApp Rilis Fitur Terjemahan Pesan, Bikin Chat Antarbahasa Jadi Makin Mudah
Kaos Biasa Dibanderol Setengah Juta, Seulgi Red Velvet Kaget dengan Harga Turis Bali!
Sidang Ricuh! Nikita Mirzani Tunjukkan Goyangan 'Velocity' di Depan Hakim
Ibunya Hina Arie Kriting Lagi, Respon Indah Permatasari Banjir Pujian Warganet
Rob Kenney, Youtuber yang Jadi Penyelamat Jutaan Anak Tanpa Figur Ayah
Fakta Mengejutkan! Ribuan Dapur Program Makan Bergizi Gratis Belum Kantongi Sertifikat Higienis
Petani Milenial Semakin Percaya Diri, Teknologi Jadi Kunci Harapan Baru di Desa
Bayern Pesta Gol 4-0, Bremen Jadi Korban Ketajaman Kane dan Kolega
Skandal Naturalisasi, FIFA Jatuhi Sanksi Berat ke FAM dan Tujuh Pemain
Meta Perluas Fitur Akun Remaja, Kini Hadir di Facebook dan Messenger