Kosongnya kursi Israel dan AS di ruang sidang PBB kini menjadi simbol yang sarat makna. Bagi sebagian orang, itu dianggap sebagai bukti enggannya dua negara tersebut terlibat dalam percakapan serius mengenai solusi damai.
Namun bagi yang lain, justru absensi itu semakin menegaskan urgensi suara negara-negara lain dalam mendorong perdamaian yang adil dan berkelanjutan.***
Artikel Terkait
Heboh! Karyawan Zaskia Adya Mecca Dipukuli, Pelaku Mengaku Anggota Aparat
Chemistry Harry dan Aqeela Bikin Baper, Begini Respon Tak Terduga Navy!
Puan Temui Perwakilan Buruh, Tuntutan UMP 2026 Naik hingga 10 Persen Disuarakan
Terjatuh di Lokasi Syuting Spider Man: Brand New Day, Tom Holland Dilarikan ke Rumah Sakit!
Kronologi Oknum TNI Pukul Ojol di Pontianak hingga Hidung Patah, Minta Maaf usai Viral di Medsos
Menko AHY Siap Kawal Pembangunan IKN hingga Persiapan Jadi Ibu Kota Politik 2028
Kembangkan Teknologi PLTS, Menkeu Purbaya Berencana Kurangi Tarif Subsidi Listrik Tanpa Naikkan Harga
Mediasi Selebgram Lisa Mariana dan Ridwan Kamil di Bareskrim, Restorative Justice Ditutup Rapat
Indonesia Kirim 13 Wakil ke Korea Open 2025, Ada Debutan hingga Juara Bertahan
Indonesia Siap Kirim Pasukan Perdamaian PBB, Prabowo Serukan Akhiri Perang di Gaza