INSIBERNEWS - Ada pemandangan berbeda dalam Konferensi Internasional Tingkat Tinggi untuk Penyelesaian Damai Palestina-Israel yang digelar di markas besar PBB, New York, Senin (22/9/2025).
Di antara deretan kursi delegasi, terlihat jelas kursi yang seharusnya ditempati Israel dan Amerika Serikat kosong tanpa perwakilan sama sekali.
Baca Juga: Indonesia Siap Kirim Pasukan Perdamaian PBB, Prabowo Serukan Akhiri Perang di Gaza
Absennya Israel dan AS langsung mencuri perhatian karena forum tersebut membahas isu krusial: pengakuan kedaulatan Palestina serta penerapan Solusi Dua Negara yang telah lama menjadi tuntutan banyak pihak. Ketidakhadiran dua negara itu membuat sebagian pengamat menilai ada pesan politik yang tersirat di baliknya.
Israel sebelumnya memang sudah mengumumkan bahwa mereka tidak akan hadir. Alasannya, konferensi itu bertepatan dengan peringatan Tahun Baru Yahudi.
Pemerintah Israel menilai Dewan Keamanan PBB tidak sensitif dalam memilih waktu pelaksanaan forum penting tersebut.
Baca Juga: Indonesia Kirim 13 Wakil ke Korea Open 2025, Ada Debutan hingga Juara Bertahan
Duta Besar Israel untuk PBB, Danny Danon, bahkan menyayangkan keputusan penyelenggara. Ia menyebut, absennya Israel bukan sekadar keputusan teknis, tetapi juga kehilangan kesempatan untuk menyuarakan langsung posisi negaranya di hadapan komunitas internasional.
“Ini jelas sebuah kerugian besar. Forum yang membahas isu Palestina seharusnya menghadirkan pihak-pihak yang berkepentingan, termasuk Israel. Namun waktunya sangat tidak tepat,” ujar Danon.
Baca Juga: Mediasi Selebgram Lisa Mariana dan Ridwan Kamil di Bareskrim, Restorative Justice Ditutup Rapat
Sementara itu, kosongnya kursi delegasi AS menimbulkan spekulasi tersendiri. Amerika selama ini dikenal sebagai sekutu dekat Israel dan memiliki pengaruh besar dalam konflik Palestina-Israel. Namun hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak Washington terkait alasan ketidakhadiran mereka dalam forum tersebut.
Ketidakhadiran dua negara besar itu membuat forum lebih banyak diwarnai suara dari negara-negara lain, termasuk Indonesia yang secara tegas mendorong solusi damai melalui pengakuan Palestina dan penerapan Solusi Dua Negara. Presiden Prabowo Subianto bahkan menyatakan Indonesia siap mengirim pasukan perdamaian PBB.
Baca Juga: Terjatuh di Lokasi Syuting Spider Man: Brand New Day, Tom Holland Dilarikan ke Rumah Sakit!
Meski tanpa Israel dan AS, forum ini tetap menghasilkan sejumlah pernyataan dukungan dari berbagai negara, terutama dari Eropa, Afrika, dan Asia. Banyak pemimpin dunia menekankan bahwa tanpa pengakuan terhadap Palestina, perdamaian di Timur Tengah tidak akan pernah benar-benar tercapai.
Artikel Terkait
Heboh! Karyawan Zaskia Adya Mecca Dipukuli, Pelaku Mengaku Anggota Aparat
Chemistry Harry dan Aqeela Bikin Baper, Begini Respon Tak Terduga Navy!
Puan Temui Perwakilan Buruh, Tuntutan UMP 2026 Naik hingga 10 Persen Disuarakan
Terjatuh di Lokasi Syuting Spider Man: Brand New Day, Tom Holland Dilarikan ke Rumah Sakit!
Kronologi Oknum TNI Pukul Ojol di Pontianak hingga Hidung Patah, Minta Maaf usai Viral di Medsos
Menko AHY Siap Kawal Pembangunan IKN hingga Persiapan Jadi Ibu Kota Politik 2028
Kembangkan Teknologi PLTS, Menkeu Purbaya Berencana Kurangi Tarif Subsidi Listrik Tanpa Naikkan Harga
Mediasi Selebgram Lisa Mariana dan Ridwan Kamil di Bareskrim, Restorative Justice Ditutup Rapat
Indonesia Kirim 13 Wakil ke Korea Open 2025, Ada Debutan hingga Juara Bertahan
Indonesia Siap Kirim Pasukan Perdamaian PBB, Prabowo Serukan Akhiri Perang di Gaza