Sementara itu, Ramidi menekankan bahwa aksi buruh bukan hanya soal upah, melainkan juga bentuk pengingat bagi pemerintah agar tidak mengabaikan hak pekerja di tengah dinamika kebijakan ekonomi.
"Kalau buruh sejahtera, konsumsi meningkat, dan otomatis pertumbuhan ekonomi juga ikut terdorong," tegasnya.
Pertemuan di Gedung Nusantara tersebut menjadi momentum penting bagi hubungan buruh dan parlemen. Meski belum ada keputusan final, para pekerja merasa suara mereka setidaknya sudah didengar langsung oleh pimpinan DPR. Kini, mereka menunggu bukti nyata dari janji untuk memperjuangkan kesejahteraan buruh dalam kebijakan resmi negara.
Artikel Terkait
Sehun Resmi Tamat Wamil, EXO Lengkap Kembali dan Siap Comeback Desember 2025
Pria Mabuk Banting Bayi 1 Minggu hingga Tewas di Hulu Sungai Tengah, Pelaku Sudah Ditangkap Polisi
Buntut Video Viral, Kekayaan Minus Wahyudin Moridu Jadi Sorotan KPK
DK PBB Gelar Sidang Darurat Bahas Tiga Jet Rusia Masuki Wilayah Udara Estonia
Alex Marquez Dapat Dukungan Penuh Ducati, Siap Gaspol dengan Motor Spek Pabrikan di MotoGP 2026
Google Lepas Gemini di Chrome untuk Semua Pengguna Desktop, Buka Akses Fitur AI Tanpa Batasan
Padel Jadi Tren Olahraga Baru-baru Ini, Apa Sih Istimewanya?
Tesla Dapat Restu Uji Robotaxi di Arizona, Elon Musk Targetkan Jangkau Setengah AS
Menkeu Purbaya: Defisit APBN 2026 Diperlebar demi Redam Gejolak Sosial
Jasad Bocah 8 Tahun Ditemukan Membusuk di Indekos Penjaringan, Polisi Selidiki Misterinya