Langkah veto AS ini bukan kali pertama terjadi. Sejak perang Gaza meletus, Washington berulang kali menggagalkan resolusi gencatan senjata dengan alasan tidak sesuai dengan kepentingan keamanan Israel.
Sikap ini menimbulkan kritik keras, terutama dari negara-negara yang menilai perang berkepanjangan hanya menambah derita warga sipil.
Dengan veto terbaru ini, posisi AS makin sulit di hadapan komunitas internasional. Di satu sisi, Washington ingin menunjukkan komitmen pada sekutu lamanya, Israel.
Namun di sisi lain, tekanan diplomatik dari berbagai negara terus meningkat, terutama dari pihak yang menilai satu-satunya jalan keluar konflik adalah gencatan senjata permanen dan pengakuan penuh terhadap Palestina sebagai negara berdaulat.***
Artikel Terkait
Andy Noya, Kenang Integritas Almarhum Aktor Sophan Sophiaan Yang Gak Kuat Hidup Jadi Anggota DPR : Hati Nuraniku Memberontak
Mahasiswi di Bantul Nekat Menyamar Jadi Dokter, Tipu Korban hingga Rugi Rp500 Juta
Valentino Rossi Siap Panaskan Jakarta Jelang MotoGP Mandalika 2025
Motor Terasa Seret dan Kaku? Bisa Jadi Ini Penyebabnya!
London Memanas, Ribuan Warga Turun ke Jalan Tolak Kunjungan Donald Trump
Yurike Sanger, Istri Ke-7 Presiden Soekarno Tutup Usia di Amerika
Walikota Prabumulih, Arlan Minta Maaf Karena Telah Mencabut Jabatan Kepsek SMPN 1 Prabumulih, Akui Tidak Bisa Mengontrol Diri
Selami Dunia Content Creator, CoreLab Promedia 2025 Bakal Meluncur ke Kampus Unesa Surabaya
KPK Buru ‘Juru Simpan’ Uang Panas Dugaan Korupsi Kuota Haji, Kerugian Ditaksir Rp1 Triliun
Geger! Pria Lansia Ditemukan Tewas di Kali Sentiong, Diduga Terpeleset Saat Sendirian