Trump Ungkap Pemimpin Eropa Akan Datang ke AS Bahas Perang Rusia–Ukraina

Photo Author
- Senin, 8 September 2025 | 14:42 WIB
Donald Trump dan Zelenskyy umumkan Ukraina setuju lakukan gencatan senjata sebagian dengan Rusia (Sloboden Pecat)
Donald Trump dan Zelenskyy umumkan Ukraina setuju lakukan gencatan senjata sebagian dengan Rusia (Sloboden Pecat)

INSIBERNEWS - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengungkapkan bahwa sejumlah pemimpin negara Eropa dijadwalkan berkunjung ke Washington pada awal pekan ini.

Kunjungan tersebut, kata Trump, akan difokuskan pada pembahasan langkah konkret untuk mengakhiri perang Rusia–Ukraina yang hingga kini masih terus memanas.

Pernyataan itu disampaikan Trump kepada wartawan setelah ia menghadiri turnamen US Open di New York, Minggu malam (7/9). Ia menyebut kunjungan para pemimpin Eropa kemungkinan berlangsung pada Senin atau Selasa, meskipun tidak merinci siapa saja yang akan datang.

Baca Juga: Garuda Muda Siap Tantang Korea Selatan, Laga Hidup-Mati di Sidoarjo

“Beberapa pemimpin Eropa akan datang ke negara kita pada hari Senin atau Selasa secara terpisah,” ujar Trump, seperti dikutip dari The Korea Times, Senin (8/9/2025).

Hingga kini, Gedung Putih belum memberikan keterangan resmi terkait siapa saja kepala negara atau pemerintahan yang dijadwalkan bertemu dengan Trump.

Namun, spekulasi muncul bahwa kunjungan itu bisa melibatkan negara-negara besar Uni Eropa yang selama ini aktif menekan Rusia untuk menghentikan agresinya, seperti Jerman, Prancis, atau Inggris.

Baca Juga: Heboh Penemuan Mayat di Kalimalang, Polisi Pastikan Bukan Korban Kekerasan

Trump juga menyinggung rencananya untuk segera melakukan pembicaraan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. Ia menegaskan bahwa dialog langsung dengan Moskow perlu dilakukan demi membuka jalan damai.

“Mengenai situasi Rusia dan Ukraina, kami akan menyelesaikannya,” tegas Trump dengan nada optimis.

Komentar itu muncul setelah wartawan menyinggung serangan udara besar-besaran yang dilancarkan Rusia pada Minggu malam.

Menurut pejabat Ukraina, serangan itu menghantam jantung pemerintahan di Kyiv dan menyebabkan kerusakan serius pada gedung-gedung penting. Situasi ini kembali menambah ketegangan di kawasan yang sudah lama dilanda konflik.

Baca Juga: Ibu dan Dua Anak Ditemukan Tewas Gantung Diri di Bandung, Diduga Dipicu Tekanan Hidup

Meski menegaskan dirinya “tidak senang” dengan perkembangan terbaru, Trump tetap menyampaikan keyakinan bahwa perang tersebut tidak akan berlangsung lama lagi.

Halaman:

Editor: Varin Vaprilia Caroline

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X