Sebut Jangan jadi Guru Kalo Cari Uang, Ucapan Menag Nasaruddin Umar Viral Tuai Perdebatan

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Rabu, 3 September 2025 | 18:42 WIB
Menteri Agama Nasaruddin Umar saat memberi sambutan dalam Pembukaan PPG Daljab Batch III Tahun 2025 dan Doa Bersama Guru Lintas Agama di UIN Syarif Hidayatullah. (kemenag.go.id)
Menteri Agama Nasaruddin Umar saat memberi sambutan dalam Pembukaan PPG Daljab Batch III Tahun 2025 dan Doa Bersama Guru Lintas Agama di UIN Syarif Hidayatullah. (kemenag.go.id)

INSIBERNEWS - Publik ramai menyoroti pernyataan Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar, saat memberi sambutan dalam Pembukaan PPG Daljab Batch III Tahun 2025 dan Doa Bersama Guru Lintas Agama di UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta pada Rabu, 3 September 2025.

Dalam kesempatan tersebut, Menag mengajak para guru dan dosen untuk bangga pada profesinya. Ia mengatakan bahwa menjadi guru memiliki amal jariyah berupa ilmu yang pernah diajarkan dan diamalkan oleh murid yang pernah diajarnya.

“Semua murid yang pernah kita ajar dan mengamalkan ilmu yang diajarkan itu maka sekalipun 1000 tahun yang lampau kita wafat, maka tetap kita dapat profitnya materi ajar kita itu,” ujar Menag Nasaruddin Umar.

Baca Juga: Bantah Isu Beras Langka, Mentan Ungkap Perubahan Distribusi jadi Penyebab Kosongnya Stok Beras di Ritel Modern

“Makanya itu, semua profesi yang paling bagus itu adalah guru atau dosen, banggalah menjadi seorang guru,” tambahnya.

Merupakan profesinya mulia, Nasaruddin mengajak para sosok pengajar untuk tidak minder menjadi guru.

“Jangan ikut-ikutan terhadap para pedagang, memang tujuannya mencari uang sedangkan guru tujuannya mulia, bagaimana memintarkan anak orang,” ucap Nasaruddin.

Baca Juga: Pemimpin Palestina Minta Indonesia Fokus Bangun Rumah Sakit di Gaza, Bukan Relokasi

Menag kemudian menyebut bahwa uang bukan tujuan utama saat memilih profesi sebagai seorang guru.

“Itu (menjadi guru) tujuannya bukan cari uang, kalau mau cari uang jangan jadi guru, jadi pedagang,” imbuhnya.

“Tapi, Insya Allah pekerjaan paling mulia itu memintarkan orang yang bodoh, itu amal jariyah,” tandasnya.

Baca Juga: Jangan Remehkan Air Radiator, Bisa Jadi Penyelamat Mesin Mobil Anda

Pernyataan Nasaruddin kemudian ramai menuai sorotan, tak sedikit orang menyinggung terkait kesejahteraan guru yang dinilai masih kurang diperhatikan oleh pemerintah.

Usai menjadi perbincangan hangat, Nasaruddin kemudian mengeluarkan pernyataan maaf, dan mengatakan dirinya tak bermaksud menyakiti serta merendahkan guru.

Halaman:

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X