Aksi Demo Cipayung Plus Bekasi Ditunda, Khawatir Disusupi Provokator

Photo Author
- Senin, 1 September 2025 | 14:10 WIB
Ilustrasi demo (Istimewa)
Ilustrasi demo (Istimewa)

INSIBERNEWS - Sejumlah organisasi mahasiswa yang tergabung dalam aliansi Cipayung Plus Kabupaten Bekasi sepakat menunda aksi unjuk rasa yang rencananya digelar hari ini, Senin 1 September 2025. Keputusan itu diambil setelah mempertimbangkan kondisi sosial dan keamanan yang dinilai masih rawan.

Kelompok mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus antara lain PC PMII Kabupaten Bekasi, DPC GMNI Kabupaten Bekasi, PC IMM Bekasi Raya, PD Himas Persis Bekasi Raya, serta HMI Cabang Bekasi.

Mereka sebelumnya telah menyiapkan aksi turun ke jalan untuk menyuarakan sejumlah isu yang dianggap penting bagi masyarakat.

Baca Juga: Bantu Sehatkan Bibir, Apa Perbedaan Lip Serum dengan Lip Balm?

Namun, rencana tersebut batal sementara. Ketua HMI Cabang Bekasi, Adhi Laksono Murti, menegaskan bahwa penundaan ini tidak berarti mahasiswa mundur dari perjuangan, melainkan langkah taktis untuk menghindari hal-hal yang berpotensi menimbulkan kerugian lebih besar.

“Aksi unjuk rasa yang semula akan kami laksanakan pada Senin, 1 September 2025 untuk sementara kami tunda,” ujar Adhi saat dikonfirmasi.

Baca Juga: ASN Kota Malang Diminta Tinggalkan Kendaraan Dinas dan Kenakan Pakaian Bebas Rapi Selama Sepekan

Ia menjelaskan, salah satu alasan utama penundaan adalah adanya potensi provokasi dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Menurutnya, aksi mahasiswa seharusnya menjadi ruang penyampaian aspirasi secara damai, bukan dimanfaatkan untuk kepentingan tertentu yang bisa mengarah ke tindakan anarkis.

“Situasi akhir-akhir ini cukup memanas, dan kami tidak ingin perjuangan mahasiswa justru dicederai oleh oknum yang memanfaatkan momentum. Karena itu, lebih baik menunda dulu,” jelasnya.

Baca Juga: Para Menteri Kompak Pasang Dukungan untuk Prabowo di Tengah Demo Nasional! Singgung Mafia Pangan hingga Migas

Adhi juga menambahkan bahwa konsolidasi antarorganisasi tetap berjalan. Mereka akan terus memantau perkembangan situasi, sekaligus menyiapkan strategi baru agar gerakan mahasiswa tetap relevan dan efektif dalam menyuarakan kepentingan publik.

Penundaan aksi ini sekaligus menjadi sinyal bahwa mahasiswa mencoba lebih berhati-hati dalam melangkah. Bagi mereka, menjaga keselamatan massa aksi sama pentingnya dengan menyuarakan aspirasi.

Baca Juga: Prilly Latuconsina Ingatkan Demonstran, Jangan Rusak Fasilitas Rakyat Kecil

Halaman:

Editor: Varin Vaprilia Caroline

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X