INSIBERNEWS – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengeluarkan perintah tegas kepada seluruh jajaran kepolisian di tengah meningkatnya gelombang kericuhan dan penyerangan terhadap kantor polisi.
Dalam sebuah arahan lewat video conference, Listyo menekankan bahwa markas kepolisian tidak boleh menjadi sasaran serangan, dan aparat di lapangan diminta untuk tidak ragu mengambil tindakan.
Dalam video yang beredar, Kapolri tampak didampingi Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo dan Irwasum Komjen Wahyu Widada.
Ia menegaskan, jika ada pihak yang nekat menerobos masuk ke markas atau asrama polisi, anggota wajib bertindak dengan aturan yang berlaku.
“Haram hukumnya mako diserang. Kalau sampai mereka masuk, tembak dulu dengan peluru karet. Bidik kakinya, jangan ragu,” ujar Listyo.
Baca Juga: Kematian Affan Gegerkan Publik: Prabowo Perintahkan Usut Tuntas 7 Brimob
Arahan ini, lanjut Kapolri, merupakan bentuk perlindungan terhadap institusi kepolisian sekaligus menjaga stabilitas negara.
Ia bahkan menegaskan siap menanggung konsekuensi jika ada pihak yang mempertanyakan kebijakan tersebut.
“Kalau ada yang menyalahkan, laporkan ke saya. Listyo Sigit siap dicopot,” ucapnya.
Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo, saat dikonfirmasi terpisah, mengamini pernyataan Kapolri.
Baca Juga: Parpol Kompak Dukung Penghapusan Tunjangan DPR, Respons Kemarahan Publik
Menurutnya, perintah tersebut penting untuk memastikan ketegasan aparat dalam menghadapi massa perusuh.
“Kalau Polri runtuh, maka negara ikut runtuh. Karena itu, penyerang mako harus diberi tindakan tegas. Negara tidak boleh kalah oleh perusuh,” tegas Dedi.
Beberapa hari terakhir, situasi keamanan memang memanas. Sejumlah kantor polisi menjadi target penyerangan dan perusakan.
Artikel Terkait
Kritik Publik dan Tuntutan IMM, Bella Shofie Akhirnya Mundur dari DPRD Buru
China Luncurkan 'AI Plus' untuk Dorong Ekonomi Cerdas Menuju 2035
Fakta Terbaru Penyerangan Rumah Sri Mulyani: Dari Mana Asal Massa?
Waspada! Ternyata Banyak Pemalsuan Produk Otomotif selain Oli, Apa Saja?
Calvin Verdonk Resmi Bergabung dengan Lille, Wajah Baru Timnas di Liga Prancis
MKD Desak Parpol Copot Anggota DPR yang Kontroversial Bikin Gaduh, NasDem Jadi Pelopor
Presiden Prabowo Tegaskan Pemerintah Buka Jalur Dialog untuk Aspirasi Publik
500 Warga Pati Berangkat ke Jakarta Demo KPK : Donasi Rakyat Rp187 Juta Dukung Aksi Damai
Parpol Kompak Dukung Penghapusan Tunjangan DPR, Respons Kemarahan Publik
Kematian Affan Gegerkan Publik: Prabowo Perintahkan Usut Tuntas 7 Brimob