INSIBERNEWS - Kementerian Perdagangan (Kemendag) menegaskan bahwa pasokan barang kebutuhan pokok dan ritel di berbagai daerah tetap terjamin meski ada aksi demonstrasi yang berlangsung.
Upaya ini dilakukan untuk memastikan masyarakat tetap bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari tanpa terganggu oleh kerumunan massa.
Baca Juga: Rumah Nafa Urbach Anggota DPR Dijarah Massa, Polisi Gerak Cepat Amankan Lokasi
Menteri Perdagangan Budi Santoso menjelaskan, koordinasi intensif dengan asosiasi pengusaha ritel menjadi salah satu langkah utama untuk menjaga kelancaran distribusi barang.
"Kami sudah terus berkoordinasi dengan berbagai asosiasi agar pasokan tetap stabil, termasuk di wilayah-wilayah yang sedang ada kegiatan demonstrasi," ujarnya, Minggu (31/8/2025).
Menurut Budi, sejauh ini pihak pengusaha ritel menyatakan kesiapan penuh untuk mendistribusikan produk ke seluruh daerah, dan belum ada laporan terkait gangguan distribusi. Hal ini menunjukkan bahwa sistem logistik nasional tetap berjalan lancar meski situasi sosial sedang dinamis.
Baca Juga: KAI Hentikan Sementara KA Jarak Jauh di Stasiun Jatinegara, Penumpang Diminta Cek Jadwal
Selain itu, Mendag juga mengingatkan masyarakat agar tidak terjebak dalam panic buying atau membeli barang secara berlebihan akibat aksi demonstrasi.
"Jangan sampai panik membeli. Semua kebutuhan, baik yang tersedia di ritel modern maupun pasar tradisional, aman dan tersedia," tegasnya.
Kementerian Perdagangan juga menekankan bahwa pengawasan terhadap stok barang dilakukan secara rutin, termasuk memantau ketersediaan bahan pokok seperti beras, minyak, gula, dan telur. Langkah ini bertujuan agar masyarakat tetap merasa aman dan tidak terguncang oleh isu kekurangan pasokan.
Baca Juga: China Tancap Gas, Produksi Chip AI Ditargetkan Tiga Kali Lipat pada 2026
Budi menambahkan, pihaknya akan terus berkomunikasi dengan pemerintah daerah dan pelaku usaha agar distribusi barang tetap lancar meski akses transportasi di beberapa titik mungkin terdampak demonstrasi.
"Koordinasi ini penting agar tidak ada daerah yang mengalami kekosongan pasokan," imbuhnya.
Baca Juga: Presiden Prabowo Umumkan Setop Tunjangan DPR dan Kunker Luar Negeri
Artikel Terkait
PAN Nonaktifkan Eko Patrio dan Uya Kuya, Imbas Joget Viral dan Rumah Dijarah Massa
Kim Jong Kook Umumkan Menikah September 2025, Running Man Panjang Durasi Demi Momen Spesial
Prabowo Tegaskan Demo Ricuh Mengarah ke Makar, TNI-Polri Diminta Bertindak Tegas
Warga Padati MRT Jakarta di Hari Gratis, Tanda Ibu Kota Kembali Pulih
BBM Langka di SPBU Swasta, Menteri ESDM Sarankan Beli ke Pertamina
Presiden Prabowo Umumkan Setop Tunjangan DPR dan Kunker Luar Negeri
China Tancap Gas, Produksi Chip AI Ditargetkan Tiga Kali Lipat pada 2026
Panglima TNI Minta Publik Tak Terprovokasi, Ajak Jaga Ketertiban Bersama
Rumah Nafa Urbach Anggota DPR Dijarah Massa, Polisi Gerak Cepat Amankan Lokasi
KAI Hentikan Sementara KA Jarak Jauh di Stasiun Jatinegara, Penumpang Diminta Cek Jadwal