INSIBERNEWS - Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un kembali menarik perhatian dunia setelah mengumumkan rencana pembangunan sebuah jalan baru di Pyongyang sebagai penghormatan bagi prajurit negaranya yang tewas dalam perang Rusia–Ukraina.
Jalan yang diberi nama “Saebyol Street” atau “Jalan Bintang Fajar” itu akan dibangun di distrik Taesong, kawasan yang dikenal sebagai salah satu area penting di ibu kota.
Pengumuman ini disampaikan Kim dalam sebuah upacara penghormatan yang digelar pada Jumat malam. Acara tersebut menjadi momen kedua dalam bulan ini di mana Kim secara langsung memberikan penghargaan kepada tentara Korea Utara yang gugur di medan perang Ukraina.
Media pemerintah KCNA melaporkan, pembangunan jalan ini disebut sebagai simbol pengorbanan sekaligus peringatan permanen atas jasa para martir.
Baca Juga: BYD Cetak Laba Fantastis di Paruh Pertama 2025, Mobil Listrik Jadi Mesin Utama
Langkah ini datang hanya beberapa hari sebelum Kim dijadwalkan berangkat ke Tiongkok untuk menghadiri parade militer berskala besar pada Rabu mendatang.
Parade itu akan memperingati 80 tahun berakhirnya Perang Dunia II dan rencananya dihadiri juga oleh Presiden Tiongkok Xi Jinping serta Presiden Rusia Vladimir Putin.
Kehadiran Kim di panggung internasional ini dipandang sebagai sinyal semakin eratnya hubungan segitiga Pyongyang, Beijing, dan Moskow.
Baca Juga: Populasi Mobil Listrik di RI Tembus 274 Ribu, Insentif PPN Jadi Pendorong Utama
Dalam upacara penghormatan di Pyongyang, Kim menyerahkan potret para prajurit yang telah gugur kepada keluarga mereka. Potret itu dibungkus dengan bendera nasional Korea Utara, menandakan penghormatan tertinggi negara terhadap para korban.
Setelah itu, Kim juga menyempatkan diri berfoto bersama keluarga para prajurit, sebuah gestur yang jarang diperlihatkan dalam upacara resmi di Korea Utara.
Baca Juga: Psikolog Lita Gading Diperiksa Polisi, Tegaskan Misi Edukasi Bukan Perundungan
“Kepada seluruh keluarga para martir, sekali lagi saya menyampaikan penyesalan karena gagal menyelamatkan nyawa para perwira dan tentara kita yang gugur di medan tempur di tanah asing,” kata Kim dalam pidatonya.
Artikel Terkait
AS Larang Mahmoud Abbas Hadiri Sidang Umum PBB, Delegasi Palestina Kehilangan Visa
Penembakan di Sekolah Katolik AS Guncang Komunitas, Pelaku Terobsesi Pembunuhan Massal
Jerome Polin Bongkar Tawaran Jadi Buzzer, Marshel Widianto Kena Sorotan Netizen
Kulit Mendadak Merah dan Melepuh, Bisa Jadi Bukan Sekadar Gigitan Nyamuk
Bakal Gunakan Biaya Pribadi, Menteri PKP Janjikan Rumah Bersubsidi bagi Keluarga Affan Kurniawan
Nama Disalahgunakan, Ernest Prakasa Geram Jadi Korban Kanal YouTube Palsu
Psikolog Lita Gading Diperiksa Polisi, Tegaskan Misi Edukasi Bukan Perundungan
Populasi Mobil Listrik di RI Tembus 274 Ribu, Insentif PPN Jadi Pendorong Utama
BYD Cetak Laba Fantastis di Paruh Pertama 2025, Mobil Listrik Jadi Mesin Utama
Tiara Andini Spill Pengalaman Dipaksa Menteri Tukar Kursi Pesawat: Masalah Sepele Aja Merasa Berpower