Bahlil Janji Atasi Kelangkaan BBM, Pertamina Diperkuat dan Kuota Impor Naik

Photo Author
Adi Sutiyawan, Insibernews
- Sabtu, 30 Agustus 2025 | 12:22 WIB
Bahlil Lahadalia, Indonesia's investment minister, during an interview at his office in Jakarta, Indonesia, on Wednesday, Feb. 21, 2023. Indonesia is unveiling a slew of tax breaks to lure companies and people to move to its new capital in the heart of Borneo. Photographer: Dimas Ardian/Bloomberg via Getty Images (Bloomberg)
Bahlil Lahadalia, Indonesia's investment minister, during an interview at his office in Jakarta, Indonesia, on Wednesday, Feb. 21, 2023. Indonesia is unveiling a slew of tax breaks to lure companies and people to move to its new capital in the heart of Borneo. Photographer: Dimas Ardian/Bloomberg via Getty Images (Bloomberg)

INSIBERNEWS - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia akhirnya angkat bicara soal kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang dalam beberapa hari terakhir membuat resah masyarakat di sejumlah daerah.

Ia menegaskan, pemerintah tidak akan tinggal diam dan siap memperkuat Pertamina agar pasokan kembali stabil.

Kondisi kosongnya stok BBM di beberapa Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) belakangan ini menjadi perhatian serius.

Baca Juga: Go Min Si Buka Suara soal Isu Bullying, Tegaskan Tak Pernah Lakukan Kekerasan

Warga mengeluhkan sulitnya mendapatkan bahan bakar, sementara antrean panjang kendaraan mulai terlihat di sejumlah wilayah. Situasi ini membuat pemerintah harus segera turun tangan agar dampaknya tidak semakin luas.

Bahlil menegaskan bahwa BBM adalah kebutuhan vital bagi masyarakat. Karena itu, negara punya tanggung jawab penuh untuk menjamin ketersediaannya.

Ia menyebut, pemerintah sudah menyiapkan langkah darurat untuk memperkuat stok nasional melalui Pertamina dan kerja sama dengan pihak swasta.

Baca Juga: Suzy Diterpa Isu Pernikahan dengan Bos Kosmetik, Agensi Siap Ambil Langkah Hukum

“Pemerintah tidak akan membiarkan rakyat kesulitan mendapatkan BBM. Kami bertanggung jawab penuh, dan Pertamina akan diperkuat agar distribusi berjalan lancar,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Selain memperkuat Pertamina, pemerintah juga membuka ruang bagi perusahaan swasta untuk menambah pasokan.

Menurut Bahlil, kuota impor BBM untuk perusahaan swasta tahun ini tetap dipertahankan seperti tahun sebelumnya, bahkan ditambah 10 persen untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan.

Baca Juga: Pendiri Kakao Entertaiment Terancam 15 Tahun Penjara dalam Kasus Manipulasi Saham SM Entertainment

“Kami sudah memberikan kuota impor yang sama dengan tahun lalu, bahkan ada tambahan sekitar 10 persen. Jadi seharusnya pasokan bisa lebih aman,” jelasnya.

Meski begitu, Bahlil juga mengingatkan bahwa distribusi BBM sangat dipengaruhi oleh kondisi logistik di lapangan. Ia meminta semua pihak terkait, mulai dari Pertamina, perusahaan swasta, hingga pemerintah daerah, bekerja sama memastikan suplai BBM tidak lagi tersendat.

Halaman:

Editor: Adi Sutiyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X