INSIBERNEWS - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia akhirnya angkat bicara soal kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang dalam beberapa hari terakhir membuat resah masyarakat di sejumlah daerah.
Ia menegaskan, pemerintah tidak akan tinggal diam dan siap memperkuat Pertamina agar pasokan kembali stabil.
Kondisi kosongnya stok BBM di beberapa Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) belakangan ini menjadi perhatian serius.
Baca Juga: Go Min Si Buka Suara soal Isu Bullying, Tegaskan Tak Pernah Lakukan Kekerasan
Warga mengeluhkan sulitnya mendapatkan bahan bakar, sementara antrean panjang kendaraan mulai terlihat di sejumlah wilayah. Situasi ini membuat pemerintah harus segera turun tangan agar dampaknya tidak semakin luas.
Bahlil menegaskan bahwa BBM adalah kebutuhan vital bagi masyarakat. Karena itu, negara punya tanggung jawab penuh untuk menjamin ketersediaannya.
Ia menyebut, pemerintah sudah menyiapkan langkah darurat untuk memperkuat stok nasional melalui Pertamina dan kerja sama dengan pihak swasta.
Baca Juga: Suzy Diterpa Isu Pernikahan dengan Bos Kosmetik, Agensi Siap Ambil Langkah Hukum
“Pemerintah tidak akan membiarkan rakyat kesulitan mendapatkan BBM. Kami bertanggung jawab penuh, dan Pertamina akan diperkuat agar distribusi berjalan lancar,” ujarnya dalam keterangan resmi.
Selain memperkuat Pertamina, pemerintah juga membuka ruang bagi perusahaan swasta untuk menambah pasokan.
Menurut Bahlil, kuota impor BBM untuk perusahaan swasta tahun ini tetap dipertahankan seperti tahun sebelumnya, bahkan ditambah 10 persen untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan.
Baca Juga: Pendiri Kakao Entertaiment Terancam 15 Tahun Penjara dalam Kasus Manipulasi Saham SM Entertainment
“Kami sudah memberikan kuota impor yang sama dengan tahun lalu, bahkan ada tambahan sekitar 10 persen. Jadi seharusnya pasokan bisa lebih aman,” jelasnya.
Meski begitu, Bahlil juga mengingatkan bahwa distribusi BBM sangat dipengaruhi oleh kondisi logistik di lapangan. Ia meminta semua pihak terkait, mulai dari Pertamina, perusahaan swasta, hingga pemerintah daerah, bekerja sama memastikan suplai BBM tidak lagi tersendat.
Artikel Terkait
Komandan Brimob Polda Metro Temui Massa, Janjikan Transparansi Kasus Tewasnya Affan Kurniawan
Rakornas Inflasi dan Digitalisasi Daerah 2025 Ditunda, Menunggu Agenda Presiden Prabowo
Sahroni Diduga Kabur Ke Singapura di Tengah Panasnya Aksi Demonstran di Depan Gedung DPR RI
Kai EXO Ngaku Lebih Pilih aespa Dibanding IVE, Bikin Jang Wonyoung Syok di Acara ‘Jeongwaja’
Cerai dari Azizah, Pratama Arhan Malah Diburu Netizen Lewat Tren 'Apelin Rumah Blora'
Ria Ricis Tunjukkan Empati: Santunan dan Doa untuk Keluarga Affan Kurniawan
eaJ Park Suarakan Duka untuk Affan Kurniawan, Tunda Penjualan Tiket Konser Jakarta
Pendiri Kakao Entertaiment Terancam 15 Tahun Penjara dalam Kasus Manipulasi Saham SM Entertainment
Suzy Diterpa Isu Pernikahan dengan Bos Kosmetik, Agensi Siap Ambil Langkah Hukum
Go Min Si Buka Suara soal Isu Bullying, Tegaskan Tak Pernah Lakukan Kekerasan