INSIBERNEWS - Suasana duka menyelimuti Minneapolis, Amerika Serikat, setelah insiden penembakan brutal terjadi di sebuah gereja Katolik pada Rabu waktu setempat.
Serangan itu menewaskan dua anak kecil, masing-masing berusia 8 dan 10 tahun, serta melukai sedikitnya 17 orang lainnya yang berada di lokasi untuk mengikuti kegiatan gereja.
Baca Juga: Ribuan Buruh Gelar Aksi Damai Serentak di Jakarta, Jawa Barat, dan Banten Hari Ini
Kepala Kepolisian Minneapolis, Brian O’Hara, menjelaskan bahwa pelaku sempat melepaskan tembakan secara membabi buta dari luar hingga menembus jendela gereja. "Penyerang kemudian ditemukan tewas akibat luka tembak yang diduga dilakukan oleh dirinya sendiri," ujar O’Hara dalam konferensi pers, seperti dikutip dari The New York Times, Kamis (28/8/2025).
Polisi mengidentifikasi pelaku bernama Robin Westman, pria berusia 23 tahun. Dari hasil penyelidikan awal, Westman diketahui pernah menjadi siswa di sekolah Katolik yang terhubung dengan gereja tersebut.
Informasi ini diperoleh dari seorang pejabat penegak hukum yang enggan disebutkan namanya karena proses investigasi masih berjalan.
Baca Juga: Dari Ojol hingga Wamenaker, Karier Noel Ebenezer Kini Tumbang Usai Jadi Tersangka KPK
FBI langsung turun tangan menyelidiki insiden ini. Direktur FBI, Kash Patel, menegaskan bahwa kasus tersebut diperlakukan sebagai dugaan terorisme domestik sekaligus kejahatan kebencian.
“Indikasi awal menunjukkan penyerangan ini menargetkan umat Katolik,” tulis Patel dalam unggahan di media sosialnya.
Meski demikian, motif pasti pelaku masih menjadi tanda tanya besar. Polisi menemukan sejumlah jejak digital di akun media sosial Westman, termasuk video catatan harian yang berisi konten disturbing.
Dalam video itu, pelaku menggambarkan pembunuhan anak-anak, menampilkan gambar altar gereja, hingga memamerkan senjata api, peluru, dan benda-benda yang menyerupai bahan peledak.
Baca Juga: Insentif Mobil Listrik Dinilai Bisa Tekan Industri Otomotif Lokal, Target Produksi Terancam Meleset
Warga sekitar masih terkejut dan berduka mendalam atas tragedi ini. Sejumlah orang terlihat menyalakan lilin dan meletakkan bunga di halaman gereja sebagai bentuk solidaritas dan doa bagi para korban.
“Kami tidak pernah membayangkan hal seperti ini bisa terjadi di tempat ibadah,” ucap seorang jemaat yang selamat dari peristiwa tersebut.
Artikel Terkait
Pemerintah Siapkan Langkah Tegas Atasi Kelangkaan BBM di SPBU Swasta
Usai Viral Nafa Urbach Dukung Soal Tunjangan DPR, Kini Ia Janji Akan Alokasi Gaji dan Tunjangannya Untuk Masyarakat dan Guru
Indro Warkop TanggapI Soal Joget DPR dan Ramai Tunjangan : Mohon Maaf Saya Gak Pernah Milih Mereka
Ashanty Hidupkan Lagi Toko Kuenya, Lumiere Siap Buka 1 September dengan Wajah Baru
Pajak Rokok Mulai Berlaku di Jakarta, Dana Bakal Dialihkan untuk Layanan Publik dan Kesehatan
Polisi Ingatkan Massa Demo Buruh, Jangan Sibuk Live TikTok Demi Gift
Song Da Eun Jadi Sorotan, Rumor Pacaran dengan Jimin BTS Mencuat Lagi
Insentif Mobil Listrik Dinilai Bisa Tekan Industri Otomotif Lokal, Target Produksi Terancam Meleset
Dari Ojol hingga Wamenaker, Karier Noel Ebenezer Kini Tumbang Usai Jadi Tersangka KPK
Ribuan Buruh Gelar Aksi Damai Serentak di Jakarta, Jawa Barat, dan Banten Hari Ini