Penembakan di Gereja Katolik AS Tewaskan Dua Anak, FBI Selidiki Aksi Teror

Photo Author
- Kamis, 28 Agustus 2025 | 08:54 WIB
Ilustrasi Tembak (Photo : Ist)
Ilustrasi Tembak (Photo : Ist)

INSIBERNEWS - Suasana duka menyelimuti Minneapolis, Amerika Serikat, setelah insiden penembakan brutal terjadi di sebuah gereja Katolik pada Rabu waktu setempat.

Serangan itu menewaskan dua anak kecil, masing-masing berusia 8 dan 10 tahun, serta melukai sedikitnya 17 orang lainnya yang berada di lokasi untuk mengikuti kegiatan gereja.

Baca Juga: Ribuan Buruh Gelar Aksi Damai Serentak di Jakarta, Jawa Barat, dan Banten Hari Ini

Kepala Kepolisian Minneapolis, Brian O’Hara, menjelaskan bahwa pelaku sempat melepaskan tembakan secara membabi buta dari luar hingga menembus jendela gereja. "Penyerang kemudian ditemukan tewas akibat luka tembak yang diduga dilakukan oleh dirinya sendiri," ujar O’Hara dalam konferensi pers, seperti dikutip dari The New York Times, Kamis (28/8/2025).

Polisi mengidentifikasi pelaku bernama Robin Westman, pria berusia 23 tahun. Dari hasil penyelidikan awal, Westman diketahui pernah menjadi siswa di sekolah Katolik yang terhubung dengan gereja tersebut.

Informasi ini diperoleh dari seorang pejabat penegak hukum yang enggan disebutkan namanya karena proses investigasi masih berjalan.

Baca Juga: Dari Ojol hingga Wamenaker, Karier Noel Ebenezer Kini Tumbang Usai Jadi Tersangka KPK

FBI langsung turun tangan menyelidiki insiden ini. Direktur FBI, Kash Patel, menegaskan bahwa kasus tersebut diperlakukan sebagai dugaan terorisme domestik sekaligus kejahatan kebencian.

“Indikasi awal menunjukkan penyerangan ini menargetkan umat Katolik,” tulis Patel dalam unggahan di media sosialnya.

Meski demikian, motif pasti pelaku masih menjadi tanda tanya besar. Polisi menemukan sejumlah jejak digital di akun media sosial Westman, termasuk video catatan harian yang berisi konten disturbing.

Dalam video itu, pelaku menggambarkan pembunuhan anak-anak, menampilkan gambar altar gereja, hingga memamerkan senjata api, peluru, dan benda-benda yang menyerupai bahan peledak.

Baca Juga: Insentif Mobil Listrik Dinilai Bisa Tekan Industri Otomotif Lokal, Target Produksi Terancam Meleset

Warga sekitar masih terkejut dan berduka mendalam atas tragedi ini. Sejumlah orang terlihat menyalakan lilin dan meletakkan bunga di halaman gereja sebagai bentuk solidaritas dan doa bagi para korban.

“Kami tidak pernah membayangkan hal seperti ini bisa terjadi di tempat ibadah,” ucap seorang jemaat yang selamat dari peristiwa tersebut.

Halaman:

Editor: Varin Vaprilia Caroline

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X