“Jangan sampai yang seharusnya melindungi malah dijadikan alat pemerasan. Ini momentum bagi kita untuk menata ulang sistem sertifikasi K3 agar lebih transparan, akuntabel, dan berpihak kepada pekerja,” tegas Setyo.
Publik kini menunggu langkah tegas pemerintah dan aparat hukum dalam menindaklanjuti kasus ini. Apakah hanya berhenti pada Noel semata, atau akan membuka jaringan lebih luas yang ikut bermain dalam bisnis gelap sertifikasi K3.
Yang jelas, pekerja berharap agar kasus ini benar-benar menjadi titik balik agar mereka tak lagi diperas hanya demi mendapatkan hak dasar untuk bekerja dengan aman.
Artikel Terkait
Kehidupan Bali Tak Seindah Dugaan, Tengku Dewi Akui Rindu Jakarta
Mau Beli Rumah di Korea Selatan? Perhatikan Zona Izin dan Aturan Baru Ini!
Hasil Autopsi Kacab Bank di Bekasi: Luka Benda Tumpul dan Kekurangan Oksigen
Prabowo Hadiri Penutupan Retreat Guru dan Kepala Sekolah Rakyat di JIExpo
Kadin Dorong UMKM Indonesia Jadi Pemain Utama di Pasar Halal Global
Nafa Urbach Klarifikasi dan Minta Maaf soal Tunjangan DPR, Janji Lebih Fokus ke Rakyat
Jadwal Liga Prancis Pekan Kedua: PSG vs Angers Jadi Laga Pembuka
Immanuel Ebenezer Terseret Kasus Apa? Heboh Usai Wamenaker Terjaring OTT KPK
Waspada! Modus Penipuan Pakai Wajah Raffi Ahmad Beredar, Janji Hadiah Rp100 Juta
Pakar Antikorupsi Nilai Permintaan Amnesti Noel ke Presiden Prabowo Sebagai Langkah Tak Masuk Akal