“Kalau investasi tumbuh, maka penciptaan lapangan kerja dan kegiatan ekonomi di daerah akan ikut terdorong. Jadi meskipun penerimaan negara naik, jangan sampai kebijakan perpajakan menekan ruang gerak dunia usaha,” ujar Sri Mulyani.
Para pengamat menilai, tantangan Sri Mulyani tidak ringan. Selain menjaga keseimbangan antara pajak dan investasi, pemerintah juga harus mengantisipasi dinamika global yang bisa memengaruhi aliran modal, mulai dari gejolak harga komoditas hingga ketidakpastian pasar keuangan dunia.
Namun, dengan strategi fiskal yang lebih adaptif, Indonesia diharapkan bisa menjaga momentum pertumbuhan sekaligus memperkuat fondasi ekonomi untuk tahun-tahun berikutnya.
Artikel Terkait
Mahfud MD Puji KPK Atas di- OTT WAMENAKER Noel Ebenezer Sebut KPK Sudah Mulai Terlepas Dari Belenggu Politik Tertentu
Menteri Yassierli Lawan Korupsi dengan Patung, Netizen: Sama Tuhan Aja Ga Takut!
Julia Fox Akui Menyesal Operasi Plastik Demi Pria, Kini Pilih Tua Apa Adanya
Tumbuh Dewasa! Begini Penampilan Almira Yudhoyono Saat Rayakan Ulang Tahun ke-17
Bongkar Detail Tunjangan DPR: Dari Uang Rumah Rp50 Juta Hingga Beras Gratis
Tak Puas Dengan Hasilnya, Lisa Mariana Ingin Ajak Ridwan Kamil Tes DNA Ulang di Singapura
Bongkar! Alasan Ahmad Dhani Rela Gelar Ultah Almira Yudhoyono di Rumahnya
Seskab Teddy Tuai Pujian Berkat Kinerja Baik yang Dinilai Paling Paham Arah Kepemimpinan Presiden Prabowo
Rahasia Dibalik Bandana Ikonik G-dragon Terungkap, Begini Faktanya!
Millie Bobby Brown dan Jake Bongiovi Sambut Bayi Perempuan Lewat Adopsi, Siap Jadi Orang Tua Muda