Baru Menjabat 2 Bulan, Trump Copot Kepala IRS Amerika Serikat, Kenapa?

Photo Author
- Senin, 11 Agustus 2025 | 13:06 WIB
Donald Trump - Presiden Of USA (Instagram @realdonaldtrump)
Donald Trump - Presiden Of USA (Instagram @realdonaldtrump)

INSIBERNEWS - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali membuat langkah mengejutkan di jajaran pemerintahannya. Kali ini, yang menjadi sorotan adalah keputusan untuk memberhentikan Billy Long dari posisi Komisaris Layanan Pendapatan Internal (IRS), lembaga yang mengurusi urusan pajak di Negeri Paman Sam.

Kabar ini dilaporkan Associated Press pada Sabtu (9/8/2025). Yang membuat publik terkejut, Long baru memimpin IRS selama kurang dari dua bulan sejak dilantik pada Juni 2025. Praktis, masa jabatannya tercatat sebagai yang paling singkat sejak posisi ini pertama kali dibentuk pada tahun 1862.

Baca Juga: CPNS Muda di Banda Aceh Ditemukan Tewas di Kamar Kos, Rekan dan Tetangga Kaget

Belum ada penjelasan resmi dari Gedung Putih mengenai alasan pencopotan mendadak ini. Trump tidak memberikan pernyataan publik, sementara pihak IRS juga memilih bungkam saat dimintai keterangan oleh media.

Di tengah spekulasi, Billy Long justru mengunggah pernyataan pribadi di media sosial. Ia mengklaim bahwa Presiden Trump telah mencalonkannya untuk posisi baru sebagai duta besar.

Baca Juga: Presiden Prabowo Sambut Hangat Kunjungan Perdana Presiden Peru di Jakarta

“Merupakan kehormatan bagi saya memimpin IRS, meski hanya sebentar. Presiden Trump telah mengajukan saya untuk jabatan duta besar, dan saya menantikan proses berikutnya,” tulis Long di akun resminya.

Langkah ini memicu beragam reaksi. Sebagian pengamat menilai pencopotan Long menunjukkan adanya dinamika internal yang cepat berubah di pemerintahan Trump. Ada pula yang menduga keputusan tersebut terkait dengan perbedaan pandangan soal kebijakan perpajakan.

Baca Juga: Ayu Ting Ting Sukses Gelar Konser Perdana di Depok, Penampilannya Disorot Netizen

Billy Long sendiri bukan orang baru di panggung politik AS. Sebelum memimpin IRS, ia dikenal sebagai mantan anggota Kongres dari Missouri dan loyalis Trump.

Penunjukannya pada Juni lalu awalnya disambut positif oleh sebagian anggota Partai Republik yang melihatnya sebagai figur berpengalaman di bidang legislasi.

Namun, masa kepemimpinannya yang singkat membuat banyak pihak bertanya-tanya soal efektivitas dan stabilitas di IRS. Apalagi lembaga ini memegang peran vital dalam mengelola pendapatan negara dan memastikan kepatuhan pajak jutaan warga AS.

Baca Juga: El Rumi Diragukan Netizen Untuk Menang, Nyatanya Dua Kali Kalahkan Jefri Nichol di Atas Ring

Jika benar Long akan menjadi duta besar, posisinya di IRS akan segera diisi oleh pejabat sementara sambil menunggu penunjukan pengganti permanen. Sampai saat ini, belum ada bocoran negara mana yang akan menjadi tempat penugasan diplomatiknya.

Halaman:

Editor: Varin Vaprilia Caroline

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X