Bertemu di Malaysia, Pemimpin Thailand-Kamboja Bahas soal Gencatan Senjata di Tengah Konflik Panas

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Senin, 28 Juli 2025 | 15:13 WIB
PM Malaysia Anwar Ibrahim akan menjadi mediator pertemuan Thailand - Kamboja di Malaysia pada Senin, 28 Juli 2025.  (Instagram/anwaribrahim_my)
PM Malaysia Anwar Ibrahim akan menjadi mediator pertemuan Thailand - Kamboja di Malaysia pada Senin, 28 Juli 2025. (Instagram/anwaribrahim_my)

INSIBERNEWS - Usai sengketa wilayah yang memanas, pemimpin Thailand dan Kamboja dijadwalkan untuk bertemu membahas perundingan damai pada Senin, 28 Juli 2025 di Malaysia.

Memasuki hari kelima pertempuran di perbatasan dua negara, Thailand kemudian mengeluarkan darurat militer.

Dalam upaya yang diinisiasi oleh Presiden AS Donald Trump, Plt Perdana Menteri Thailand Phumtham Wechayachai, dan Perdana Menteri Kamboja Hun Manet pertemuan akan dilakukan pada pukul 15.00 waktu setempat di Kuala Lumpur.

Baca Juga: Yuri SNSD Mendadak Jadi Instruktur Yoga, Donasi Ratusan Juta Demi Anjing Terlantar!

China dikabarkan akan mengirimkan delegasi untuk hadir dalam pertemuan ini. Menjelang perundingan, Thailand dan Kamboja saling serang dan saling tuding mengenai konflik yang terjadi.

“Kami tidak yakin Kamboja bertindak dengan itikad baik berdasarkan tindakan mereka dalam menangani masalah ini," ujar Phumtham kepada wartawan saat meninggalkan bandara Bangkok, dikutip dari Malay Mail pada Senin, 28 Juli 2025.

Dinyatakan Phumtham bahwa ia akan melihat itikad baik dari Kamboja saat pertemuan berlangsung.

Baca Juga: Ria Ricis Ungkap Alasan Habiskan Rp1 Miliar untuk Pesta Perayaan Ultah Moana

“Mereka perlu menunjukkan niat yang tulus, dan kami akan menilai hal itu dalam pertemuan,” imbuhnya.

Sementara itu, Juru Bicara Kementerian Pertahanan Kamboja, Maly Socheata, menyatakan bahwa Senin, 28 Juli 2025 merupakan hari kelima Thailand menginvasi Kamboja dengan senjata berat.

Sementara pihak Thailand, sebelumnya mengklaim bahwa ada penembak jitu Kamboja berkemah di salah satu kuil yang diperebutkan.

Baca Juga: Tas Misterius Milik Arya Daru Ditemukan di Rooftop Gedung Kemlu, Apa Isinya?

Thailand juga menuding Phnom Penh mengerahkan pasukan di sepanjang perbatasan dan membombardir wilayah Negeri Gajah Putih itu dengan roket.

“Situasinya masih sangat tegang, dan diperkirakan Kamboja mungkin sedang mempersiapkan operasi militer besar sebelum memasuki negosiasi,” klaim pernyataan militer Thailand.

Halaman:

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X