INSIBERNEWS, Jakarta – Pencapaian positif kembali dicatatkan oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI dalam kontribusinya pada Program 3 Juta Rumah yang dicanangkan pemerintah.
Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) menjadi skema dengan kontribusi terbesar, yakni mencapai 97% dari total penyaluran KPR Bersubsidi BRI hingga pertengahan 2025.
Program FLPP sendiri dirancang oleh pemerintah sebagai skema pembiayaan dengan dana murah yang disalurkan melalui lembaga keuangan penyalur yaitu BP Tapera. Di mana, hal ini bertujuan untuk mengatasi tantangan backlog perumahan nasional yang masih tinggi.
Baca Juga: Respons Anies Baswedan soal Isu Comeback di Pilpres 2029, Plus Sinyal Bakal Gandeng Ahok?
Dalam implementasinya, FLPP menyasar masyarakat berpenghasilan maksimal Rp14 juta per bulan dengan mengikuti ketentuan zona wilayah dan status perkawinan.
Skema ini juga memberikan akses terhadap kepemilikan rumah pertama melalui ketentuan pembiayaan yang lebih ringan, seperti suku bunga tetap maksimal 5% dan tenor kredit hingga 20 tahun.
Adapun, sebagai salah satu mitra penyalur FLPP, BRI tercatat telah menjangkau 97.878 penerima manfaat di seluruh Indonesia per Juni 2025, naik 18% dari tahun sebelumnya. Nilai outstanding yang ada pun mencapai Rp13,35 triliun, tumbuh 19,51% YoY.
Baca Juga: Misteri Kematian Arya Daru Hampir Terkuak, Hasil Forensik dan Siber Siap Diumumkan Hari ini
Capaian ini turut diimbangi oleh kualitas kredit yang tetap terjaga, tercermin dari rasio kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL) yang berada di level rendah, yakni 1,1%.
Corporate Secretary BRI Agustya Hendy Bernadi mengatakan bahwa penyaluran KPR subsidi melalui skema FLPP merupakan bagian dari komitmen BRI dalam memperluas akses pembiayaan perumahan yang inklusif, khususnya bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).
“Peningkatan jumlah rumah subsidi yang disalurkan tidak hanya memperluas akses hunian terjangkau bagi MBR, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang lebih luas. Efek bergandanya terasa hingga ke sektor konstruksi, bahan bangunan, jasa tukang, logistik, bahkan UMKM di sekitar kawasan perumahan,” ujar Hendy.
Baca Juga: Perebutan Peringkat Tiga Piala AFF U23 2025: Ini Prediksi Skor Filipina vs Thailand
Lebih lanjut, guna memperluas akses pembiayaan FLPP secara merata ke berbagai lapisan masyarakat, BRI juga menjalin kerja sama strategis dengan sejumlah pihak.
Misalnya, di sektor Aparatur Sipil Negara (ASN), BRI bekerja sama dengan sejumlah instansi pemerintah, antara lain Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Badan Kepegawaian Negara (BKN), Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), serta Lembaga Administrasi Negara (LAN).
Artikel Terkait
Bus Persib Alami Kecelakaan di Bangkok, Pemain Selamat dan Sudah Pulang ke Indonesia
Sudah Berapa Kali Bertemu? Ini Head to Head Filipina vs Thailand di Perebutan Ketiga Piala AFF U23 2025
Polemik Fatwa Haram Sound Horeg, MUI Pusat Soroti Dampak Kesehatan hingga Perekonomian
Respons Anies Baswedan soal Isu Comeback di Pilpres 2029, Plus Sinyal Bakal Gandeng Ahok?
Perebutan Peringkat Tiga Piala AFF U23 2025: Ini Prediksi Skor Filipina vs Thailand