INSIBERNEWS - Awal tahun ajaran baru di SMA Negeri 6 Garut, Jawa Barat, berubah jadi duka mendalam. Seorang siswa laki-laki berusia 16 tahun, berinisial PN, ditemukan meninggal dunia dengan cara gantung diri pada Senin, 14 Juli 2025—hari pertama masuk sekolah.
Tragedi ini menyita perhatian publik setelah sang ibu mengunggah curhatan di media sosial mengenai dugaan anaknya mengalami perundungan di sekolah.
Baca Juga: Menyusul JP Morgan, BlackRock dan Vanguard Ikut Tambah Kepemilikan Saham BBRI
Dalam unggahan tersebut, ia menceritakan bagaimana sejak Juni 2025, PN mulai menunjukkan perubahan perilaku dan tekanan psikologis akibat perlakuan yang diterimanya di lingkungan sekolah.
“Kasihan dan takut, tiap ada masalah baru selalu disalahkan. Cuma duduk saja tetap disalahkan. Enggak ada yang bantu, apalagi kalau membela diri,” begitu kutipan dalam video berdurasi singkat yang diunggah akun TikTok @putriayu, yang menampilkan momen kebersamaan PN dan sang ibu, dengan teks berbahasa Sunda.
Baca Juga: Tarik Ulur Berakhir, Indonesia dan AS Sepakat Turunkan Tarif Dagang Jadi 19 Persen
Meski viral dan memicu empati banyak warganet, pihak sekolah justru membantah adanya perundungan. Perwakilan SMA Negeri 6 Garut, Cucu Benyamin, menyatakan bahwa tidak benar jika dikatakan korban menjadi sasaran bullying.
“Menanggapi soal unggahan ibunya yang viral, kami tegaskan, tidak ada bullying di sekolah. Yang benar, siswa tersebut dinyatakan tidak naik kelas karena alasan akademik,” ujar Cucu dalam keterangan kepada media, Rabu, 16 Juli 2025.
Baca Juga: Aset Negara Nganggur Bakal Dikelola Danantara, Targetnya Bikin Ekonomi Lebih Nendang
Menurut penjelasan sekolah, PN memang mengalami kesulitan dalam menyelesaikan sejumlah mata pelajaran di semester 1 dan 2.
Pihak sekolah bahkan mengaku sudah memberikan pendampingan tambahan dan keringanan, termasuk mengajak orang tua berperan aktif dalam membantu proses belajar di rumah.
Baca Juga: Tragis! Pria 22 Tahun Tikam Mantan Ayah Tiri Gegara Masalah Rujuk
“Pendekatan sudah dilakukan dari awal semester, tapi sampai akhir tahun tidak menunjukkan perkembangan. Maka diputuskan bahwa PN tidak naik kelas, dan keputusan ini murni dari aspek akademik, bukan faktor lain,” tambah Cucu.
Artikel Terkait
Kasih Sayang atau Cari Panggung? Aksi Mayang untuk Gala Dipertanyakan, Ini Kata Fuji
Akui Nikahi Mulan Saat Acara Sunatan Anak, Ahmad Dhani Klarifikasi atau Blunder Lagi?
WNI Ditangkap di Korea Selatan Usai Liburan Mewah ke Jepang dengan Kartu Kredit Curian
Belum Genap Setahun Bercerai Andrew Andika Umumkan Tunangan Baru, Netizen: Semoga yang Ini Ga diselingkuhi Juga
Tragis! Pria 22 Tahun Tikam Mantan Ayah Tiri Gegara Masalah Rujuk
Aset Negara Nganggur Bakal Dikelola Danantara, Targetnya Bikin Ekonomi Lebih Nendang
Ivan Gunawan Tak Lagi Berteman Sembarangan, Ada Apa di Balik Perubahan Ini?
Tarik Ulur Berakhir, Indonesia dan AS Sepakat Turunkan Tarif Dagang Jadi 19 Persen
Waspada Nih! Sering Makan Seblak Ternyata Bisa Bawa Dampak Buruk buat Kesehatan
Menyusul JP Morgan, BlackRock dan Vanguard Ikut Tambah Kepemilikan Saham BBRI