Kebijakan ini bukan cuma soal Indonesia, tapi juga pesan ke dunia bahwa AS di bawah Trump akan terus bermain keras demi kepentingan domestiknya.
Baca Juga: Miris! Kakek Gugat Cucu Kelas 5 SD Hanya Karena Tanah Warisan
Bagi Indonesia, ini adalah ujian diplomasi sekaligus kesempatan untuk menunjukkan ketangguhan ekonominya.
Pemerintah kini dihadapkan pada pilihan sulit: melawan dengan risiko perang dagang atau merangkul negosiasi dengan konsekuensi membuka pasar lebih lebar. Apapun pilihannya, satu hal pasti: dinamika dagang Indonesia-AS bakal jadi sorotan dunia dalam beberapa bulan ke depan.
Artikel Terkait
Kashmir dalam Api: Sejarah Panjang Konflik India dan Pakistan
Optimisme Pasar, Analis Kompak Rekomendasikan Saham BBRI
Presiden RI Prabowo Subianto Dapat Sambutan Khusus di Debut KTT BRICS
Gegara Terbakar Cemburu, Polisi NTB Brigadir Nurhadi Tewas Dibunuh Atasannya
Kembali Erupsi Dahsyat, Kolom Abu Gunung Lewotobi Laki-laki Capai 19 Ribu Meter
TRAGIS! Jasad Wanita Tanpa Busana Ditemukan di Sungai Citarum, Terungkap Ditinggal Sopir Sendiri Setelah Dirampok
Pemerintah Perkuat Kerja Sama dan Dorong Anggota BRICS Serap Produk Indonesia
China Balas Uni Eropa, Larang Pembelian Alat Medis dan Kenakan Bea Brendi Asal Prancis
Heboh Grup 'Gay Lampung': Tiga Orang Diciduk Polisi karena Sebar Konten Tak Senonoh di Facebook
Melalui Pemberdayaan BRI, Couplepreneur Ini Sukses Bawa Kerajinan 'Craftote' Tembus Pasar Ekspor Asia dan Amerika