“Penangkapan Ko Jo adalah terobosan besar. Dia adalah otak yang membuat jaringan ini begitu rapi dan sulit dilacak,” tambah Ade.
Meski omzet sindikat ini mencapai Rp3,6 miliar, polisi hanya menemukan sisa Rp3 juta di rekening yang disita, memicu kecurigaan adanya aliran dana ke pihak lain atau bahkan ke luar negeri. Polda Riau kini bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk menelusuri jejak uang tersebut.
“Kami sedang dalami kemungkinan pencucian uang atau keterlibatan jaringan yang lebih besar,” kata Ade.
Para pelaku kini dijerat dengan Pasal 45 Ayat (3) jo Pasal 27 Ayat (2) UU Nomor 1 Tahun 2024 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik serta Pasal 303 KUHP, dengan ancaman hukuman hingga 6 tahun penjara dan denda Rp1 miliar.
Baca Juga: Operasional Whoosh Terganggu, PT KCIC : Layang-Layang Menjadi Penyebabnya
Polda Riau menegaskan komitmen mereka untuk terus memerangi judi online yang kian meresahkan. Brigjen Jossy menekankan bahwa praktik seperti ini tidak hanya merugikan secara ekonomi, tetapi juga membahayakan generasi muda yang rentan tergoda iming-iming keuntungan cepat.
“Kami ingin ruang digital tetap bersih dan sehat. Masyarakat harus lebih waspada terhadap permainan yang seolah-olah tidak berbahaya, tapi ternyata sarat unsur perjudian,” tutupnya.
Baca Juga: Juliana Marins Berhasil Ditemukan Dalam Keadaan Tak Bernyawa, Pertolongan Tim SAR Dikritik Publik
Pengungkapan ini menjadi peringatan keras bahwa di balik keseruan game online, bisa jadi terselip ancaman yang merusak masa depan.
Artikel Terkait
Operasional Whoosh Terganggu, PT KCIC : Layang-Layang Menjadi Penyebabnya
Ramai Kasus Pencabulan, Cak Imin Siap Bentuk Satuan Tugas Khusus Guna Berantas Pesantren Sesat!
Berhasil Dievakuasi, Berikut Cerita WNI yang Saksikan Konflik Iran dengan Israel: Tiap Malam Ada Serangan!
Comeback Pertama Dengan Formasi Baru, Fromis 9 Rilis Lagu Like You Better!
Anggaran Makan Bergizi Gratis Berkurang, Begini Alasannya
Berkolaborasi dengan RDIF Russia, Danantara Siap Luncurkan Platform Investasi Senilai Rp37,6 Triliun!
Kenapa Juliana Marins Tidak Langsung Diselamatkan Menggunakan Helicopter Rescue, Begini Penjelasan Gerry Soejatman
Resmikan KEK Kesehatan Pertama dalam Sejarah RI, Prabowo: Saya Bangga dengan yang Indonesia Miliki
Prabowo Wujudkan Mimpi Kesehatan Kelas Dunia untuk Semua Kalangan di KEK Sanur
Tawuran Pemuda Bekasi Berujung Maut, FF Tewas Dibacok di Jalan Raya Kodau