Anggaran Makan Bergizi Gratis Berkurang, Begini Alasannya

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Rabu, 25 Juni 2025 | 19:13 WIB
Makan Bergizi Gratis (MBG) (Antara)
Makan Bergizi Gratis (MBG) (Antara)


INSIBERNEWS – Program Makanan Bergizi Gratis merupakan program pemerintah Indonesia yang bertujuan menyediakan makanan bergizi gratis, serta meningkatkan kualitas gizi masyarakat secara keseluruhan. 

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berada di bawah koordinasi Badan Gizi Nasional (BGN), yang merupakan lembaga non-kementerian.

Program ini telah dimulai secara resmi sejak tanggal 6 Januari 2025 dan sudah berjalan kurang lebih lima bulan.

Baca Juga: Sebelum Dimas Anggara Minta Maaf Pada Kiesha Alvaro, Okie Agustina Spil Sebelumnya Sudah Pernah Ada Korban Kekerasan Dimas

Kebutuhan anggaran untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) 2025 akan lebih kecil dari rencana awal.

Hal tersebut secara langsung diungkapkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

Semula diproyeksikan anggaran sebesar Rp 171 triliun, namun harus dikurangi sekitar 50 triliun rupiah.

Baca Juga: Comeback Pertama Dengan Formasi Baru, Fromis 9 Rilis Lagu Like You Better!

Kebutuhan anggaran kini diperkirakan hanya dapat sekitar Rp 121 triliun.

Penurunan ini disebabkan rencana percepatan perluasan penerima manfaat yang ditargetkan selesai pada akhir November.

"Anggaran MBG yang sudah resmi Rp 71 triliun, dan kemungkinan tambahan cukup Rp 50 triliun," ujarnya Kepala BGN Dadan Hindayana.

Baca Juga: Operasional Whoosh Terganggu, PT KCIC : Layang-Layang Menjadi Penyebabnya

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani menyebut program ini awalnya akan mendapat tambahan Rp 100 triliun sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

Jika terealisasi, total anggaran menjadi Rp 171 triliun, dengan harapan memberikan efek ganda bagi UMKM.

Per 12 Juni 2025, realisasi penyaluran anggaran MBG baru Rp 4,4 triliun yang artinya tidak sampai 10% dari target.

Baca Juga: Terjatuh Saat Pra Rekaman, Natty KISS OF LIFE Dilarikan Ke Rumah Sakit!

Program ini telah menjangkau 4,89 juta dari target 82,9 juta penerima manfaat melalui 1.716 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Pemerintah menargetkan seluruh penerima tercapai paling lambat akhir tahun ini.

Hal ini membuat masyarakat sedikit khawatir dengan keberlanjutan program Makan Bergizi Gratis.

Baca Juga: Jawaban Yuki Kato Soal Sering Ditanya Kapan Menikah Padahal Sudah masuk Kepala Tiga

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X