Presiden transisi Suriah, Ahmed al-Sharaa, segera angkat bicara. Dalam pernyataan resminya, ia menegaskan komitmen untuk melindungi kelompok minoritas, termasuk komunitas Kristen yang menjadi sasaran serangan.
“Kami tidak akan membiarkan terorisme menghancurkan keberagaman Suriah. Pelaku dan semua yang terlibat akan kami buru hingga ke akarnya,” tegas al-Sharaa.
Ia juga memerintahkan penyelidikan menyeluruh untuk memastikan keadilan bagi para korban dan keluarga mereka.
Dunia internasional pun bereaksi keras. Pemerintah Yunani, yang memiliki ikatan historis dengan komunitas Ortodoks Yunani, mengutuk serangan tersebut.
“Kami mengecam keras aksi biadab ini dan mendesak otoritas Suriah untuk menjamin keamanan komunitas Kristen serta kelompok agama lain,” bunyi pernyataan Kementerian Luar Negeri Yunani.
Sementara itu, organisasi hak asasi manusia global menyoroti kerapuhan situasi keamanan di Suriah pasca-transisi, meminta dunia untuk membantu memperkuat stabilitas demi melindungi warga sipil.
Tragedi ini menjadi pengingat pahit bahwa ancaman ekstremisme masih mengintai, menantang harapan damai di negeri yang sudah lama dilanda konflik.
Artikel Terkait
Terjadi Lagi! Pesawat Saudia Airlines Dapat Ancaman Bom, Mendarat Darurat di Bandara Kualanamu
Serangan Kejut AS ke Iran: Fordow Dihantam, Trump Ancam Serangan Lanjutan
BRI Bagikan Hadiah Mobil Listrik hingga Jam Tangan Pintar bagi Merchant di Program Loyalty Poin Cashier 2025
Prabowo Teken Aturan Baru: Saksi Pelaku Bisa Dapat Remisi dan Bebas Bersyarat
Iran Klaim Sudah Antisipasi Serangan AS, Trump Tetap Sebut Operasi Bersejarah
Menjadi yang Pertama di Indonesia, BRI Terbitkan Social Bond Senilai Rp5 Triliun untuk Dukung Pembiayaan Inklusif dan Berkelanjutan
Fokus pada Tata Kelola yang Solid, Telkom Perkuat Posisi sebagai Penggerak Ekosistem Digital yang Berdaya Saing Global
Iran Menggertak Balas Serang Pangkalan AS, Timur Tengah di Ujung Tanduk
Polemik Skandal Chromebook, Nadiem Makarim Diperiksa Kejagung Hari Ini
Modus Makan Bergizi Gratis, Warga Nganjuk Sikat Data Pribadi untuk Bikin Ratusan Akun Shopee