Namun, belum ada pernyataan resmi dari pihak Teheran terkait skala kerusakan maupun jumlah korban. Di pihak lain, media Israel Kan melaporkan bahwa serangan tersebut dilakukan dengan “koordinasi penuh” antara AS dan Israel.
Baca Juga: Catatkan Prestasi Bersama BRI, UMKM Rempah Lokal Labuna Makin Mendunia
Setelah serangan berlangsung, Trump diketahui langsung berbicara dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.
Keduanya diduga membahas langkah strategis berikutnya, mengingat tensi konflik antara Israel dan Iran sudah memanas dalam sepekan terakhir. Bentrokan sebelumnya telah menyebabkan korban jiwa di kedua belah pihak.
Pernyataan Trump yang keras ini pun seolah menegaskan bahwa pendekatannya terhadap Iran masih belum berubah. Ia tampak ingin menunjukkan bahwa, bahkan di luar kekuasaan formal, pengaruhnya dalam strategi militer AS masih besar.
Namun, yang jadi pertanyaan saat ini: apakah dunia sedang menuju eskalasi baru di Timur Tengah, atau justru ini awal dari babak baru tekanan diplomatik yang lebih keras?
Artikel Terkait
Investasi Gula hingga Daging dari Rusia Dinilai Bisa Perkuat Ekonomi RI, Tapi Jangan Ganggu Peternak Lokal
Konflik Memanas, RI Evakuasi WNI dari Iran Lewat Jalur Darat
Trump Ngamuk Lagi, Sebut Bos The Fed 'Paling Merusak' Usai Suku Bunga Tak Turun
Hizbullah Siap Turun Tangan Dukung Iran Hadapi Israel dan AS
Konflik Israel-Iran Semakin Memanas, Netanyahu Curhat Anaknya Terpaksa Batalkan Acara Pernikahan
Melanggar Aturan, Petugas Terpaksa Buang Botol Air Zamzam yang Dibawa Pulang Jemaah Haji Indonesia ke Tanah Air
Rayakan 75 Tahun Hubungan Baik Dua Negara, Prabowo Kenang Bantuan Rusia untuk Indonesia saat Bertemu Putin
Catatkan Prestasi Bersama BRI, UMKM Rempah Lokal Labuna Makin Mendunia
Meski Satgas Dibubarkan, Kapolri Tegaskan Pemberantasan Pungli dan Korupsi Terus Berjalan
Terjadi Lagi! Pesawat Saudia Airlines Dapat Ancaman Bom, Mendarat Darurat di Bandara Kualanamu