Baca Juga: Satu Tambang Nikel Tetap Bertahan di Raja Ampat, Empat Lainnya Dicabut Izinnya!
Modusnya? Klasik, tapi bikin geram. Para pelaku diduga sengaja mempersulit proses izin RPTKA kalau tak ada “uang pelicin”. Perusahaan atau agen yang ingin urusan TKA-nya lancar, harus setor duit ke oknum-oknum ini.
Praktik ini tidak hanya merugikan negara, tapi juga bikin publik bertanya-tanya: seberapa dalam skandal ini melibatkan pejabat papan atas? Masyarakat kini menanti, akankah KPK berani menyeret nama-nama besar, termasuk jika jejaknya sampai ke level menteri? Sorotan kini tertuju pada langkah KPK selanjutnya, dengan harapan kasus ini jadi titik balik untuk bersih-bersih korupsi di negeri ini.
Artikel Terkait
Wali Kota Bandung Soroti Dugaan Jual Beli Kursi Masuk SMP, Harga Bisa Capai Rp 8 Juta
Kekalahan Telak 0-6 Timnas Indonesia, Simon Tahamata: Luka Bersama, Semangat Harus Tetap Menyala!
Satu Tambang Nikel Tetap Bertahan di Raja Ampat, Empat Lainnya Dicabut Izinnya!
Moana Anak Ria Ricis Sudah Kerja Sejak Umur 3 Tahun, Ricis Ungkap Anaknya Paham Soal Pekerjaan dan Merasa Happy
Viral Pelatih Timnas Jepang, Hajime Moriyasu Dapat Pujian Netizen Indonesia Karena Hormat Pada Supporter Indonesia
Haru! Satu Kampung Patungan Bantu Devit, Siswa Yang Lolos SNBP di ITB
BRI Resmikan Sentra Layanan Prioritas di Cirebon, Kini Tersebar 43 Lokasi Layanan Premium di Seluruh Indonesia
Hadiah Jam Tangan Rolex Timnas Tuai Sorotan, Mensesneg Tegaskan Tak Gunakan Anggaran Negara
Bantahan Nadiem Makarim Soal Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Chromebook Senilai Rp9,9 Triliun: Ayah Saya Komite Etika KPK
Inovasi Anak Bangsa! Prabowo Resmikan Rantis Listrik Maung MV3 EV ‘Pandu’ Produksi PT Pindad