Proses ini dilakukan oleh enam Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) resmi yang memiliki akses ke sistem e-hajj milik Arab Saudi.
Proses berjalan cukup efektif meski sempat diwarnai dinamika jelang penutupan.
Dengan berakhirnya proses pemvisaan, kini tinggal menanti pelaksanaan ibadah haji yang tinggal menghitung hari.
Semua pihak berharap, seluruh jemaah yang sudah tervisa bisa berangkat dan melaksanakan ibadah dengan lancar dan khusyuk, tanpa ada gangguan teknis yang menghambat di lapangan.
Artikel Terkait
Viral Anak Main Keluar dari Sunroof Saat Mobil Jalan: Ahli Sebut Ini Bukan Gaya-Gayaan Tapi Nyawa Taruhannya!
Elon Musk Pamit dari Pemerintahan Trump, Akhiri Tugasnya sebagai Kepala DOGE
Kampus Ternama Jepang Siap Tampung Mahasiswa Asing Korban Kebijakan Trump, Ini Kata Pemerintah Jepang
Mahasiswa RI Gagal Urus Visa Kuliah ke AS? Ini Solusi dari Kemendiktisaintek untuk Studi Tetap Jalan Terus!
Penangkapan Buronan Senjata Api di Deli Serdang dan Dugaan Keterkaitan Kasus Pembacokan Jaksa: Kronologi dan Fakta Terbaru
Kemensos Segera Salurkan Bantuan Logistik Senilai Rp246 Juta untuk Korban Banjir Bandang di Donggala, Sulawesi Tengah
Tenang Selama Liburan, BRImo Siap Layani Kebutuhan Transaksi Finansial Kapan Saja
Tak Boleh Keluar Tenda saat di Armuzna, Berikut 9 Imbauan PPIH untuk Jemaah Calon Haji Indonesia
Pemerintah Salurkan Bansos PKH dan Sembako Senilai Rp 10 Triliun untuk 16,5 Juta Keluarga Penerima Manfaat dengan Data Terbaru DTSEN
Imbauan Penting Arab Saudi untuk Jemaah Haji 2025 Saat Puncak Ibadah di Armuzna