Kemensos Segera Salurkan Bantuan Logistik Senilai Rp246 Juta untuk Korban Banjir Bandang di Donggala, Sulawesi Tengah

Photo Author
Adi Sutiyawan, Insibernews
- Kamis, 29 Mei 2025 | 16:00 WIB
Kemensos Gus Ipul Salurkan Bantuan Darurat untuk Korban Banjir Donggala (Instagram @gusipul_id)
Kemensos Gus Ipul Salurkan Bantuan Darurat untuk Korban Banjir Donggala (Instagram @gusipul_id)

INSIBERNEWSKementerian Sosial (Kemensos) telah mengirimkan bantuan darurat senilai Rp246 juta kepada warga terdampak banjir bandang di Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah.

Bantuan tersebut dikirim melalui Unit Pelaksana Teknis Sentra Nipotowe Palu, satu hari setelah bencana melanda pada Selasa (27/5).

Bantuan mencakup kebutuhan dasar yang sangat dibutuhkan selama masa tanggap darurat, antara lain:

  • 500 paket makanan siap saji
  • 500 paket makanan anak
  • 100 paket perlengkapan keluarga (family kit)
  • 50 paket pakaian anak
  • 100 kasur dan 100 selimut
  • 100 tenda gulung dan 5 tenda keluarga portable

 Baca Juga: Penangkapan Buronan Senjata Api di Deli Serdang dan Dugaan Keterkaitan Kasus Pembacokan Jaksa: Kronologi dan Fakta Terbaru

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) memastikan kebutuhan pokok warga yang terdampak segera terpenuhi.

Data awal menunjukkan sekitar 300 kepala keluarga terdampak, dengan sekitar 100 KK mengungsi secara mandiri ke beberapa desa sekitar. Sekitar 50 rumah terendam air banjir.

Dua warga mengalami luka-luka, sementara dua lainnya masih dalam pencarian oleh tim gabungan Tagana, TNI, Polri, dan Dinas Sosial.

Selain pengiriman bantuan, Kemensos juga mengerahkan personel Taruna Siaga Bencana (Tagana) untuk membantu evakuasi dan asesmen cepat di lapangan, serta terus berkoordinasi dengan berbagai pihak dalam penanggulangan bencana.

 Baca Juga: Mahasiswa RI Gagal Urus Visa Kuliah ke AS? Ini Solusi dari Kemendiktisaintek untuk Studi Tetap Jalan Terus!

Meski air mulai surut, material lumpur dan batang pohon masih menghambat di beberapa titik, dan warga sebagian sudah kembali ke rumah untuk membersihkan lingkungan mereka.

Namun, cuaca masih menunjukkan hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi, sehingga masyarakat diimbau tetap waspada terhadap kemungkinan banjir susulan dan menghindari area rawan.

Kejadian banjir bandang ini bermula dari hujan deras yang mengguyur Kecamatan Tanantovea pada Selasa sore, menyebabkan luapan sungai yang merendam permukiman dan merusak fasilitas umum di Desa Wombo Kalonggo.

Baca Juga: Kampus Ternama Jepang Siap Tampung Mahasiswa Asing Korban Kebijakan Trump, Ini Kata Pemerintah Jepang

Editor: Adi Sutiyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X