INSIBERNEWS – Pemerintah Indonesia mulai menyalurkan bantuan sosial (bansos) triwulan II tahun 2025 kepada 16,5 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dengan total nilai mencapai Rp 10 triliun.
Bantuan ini mencakup Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang dirancang untuk membantu masyarakat kurang mampu secara tepat sasaran.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menegaskan bahwa penyaluran dilakukan secara bertahap mulai hari ini, dan menggunakan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai patokan utama.
Penggunaan DTSEN ini menjadi kunci dalam memastikan bantuan sampai kepada yang paling berhak.
Dari pemutakhiran data terbaru, ada 1,8 juta keluarga yang sudah tidak layak menerima bantuan karena kondisi ekonominya membaik, berada di desil 6 ke atas.
Angka tersebut kemudian dialihkan ke keluarga yang lebih membutuhkan, terutama mereka yang termasuk kategori miskin ekstrem.
Ini menunjukkan upaya pemerintah yang tidak hanya menyalurkan bantuan, tapi juga secara aktif memperbarui data agar distribusi bansos semakin akurat dan efektif.
Selain jalur formal yang mengintegrasikan data antar lembaga, pemerintah juga membuka jalur partisipatif melalui aplikasi Cek Bansos.
Masyarakat bisa mengusulkan atau menyanggah data yang ada jika merasa tidak sesuai.
Hal ini memberi ruang partisipasi bagi publik untuk membantu pemerintah dalam menjaga akurasi data penerima bansos, sehingga program bantuan bisa benar-benar tepat sasaran.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti menambahkan, proses pemutakhiran DTSEN tidak sembarangan, melibatkan survei langsung kepada sekitar 12 juta keluarga dengan verifikasi pada 6,9 juta keluarga.
Artikel Terkait
Bus Pariwisata Terbakar di Tol Cikampek KM 47, Seluruh Penumpang Selamat
Soroti Banyak Kasus Paspor yang Hilang, Kemenag Imbau Jemaah Calon Haji RI: ke Toilet, Tas Paspor Jangan Dilepas!
Viral Anak Main Keluar dari Sunroof Saat Mobil Jalan: Ahli Sebut Ini Bukan Gaya-Gayaan Tapi Nyawa Taruhannya!
Elon Musk Pamit dari Pemerintahan Trump, Akhiri Tugasnya sebagai Kepala DOGE
Kampus Ternama Jepang Siap Tampung Mahasiswa Asing Korban Kebijakan Trump, Ini Kata Pemerintah Jepang
Mahasiswa RI Gagal Urus Visa Kuliah ke AS? Ini Solusi dari Kemendiktisaintek untuk Studi Tetap Jalan Terus!
Penangkapan Buronan Senjata Api di Deli Serdang dan Dugaan Keterkaitan Kasus Pembacokan Jaksa: Kronologi dan Fakta Terbaru
Kemensos Segera Salurkan Bantuan Logistik Senilai Rp246 Juta untuk Korban Banjir Bandang di Donggala, Sulawesi Tengah
Tak Boleh Keluar Tenda saat di Armuzna, Berikut 9 Imbauan PPIH untuk Jemaah Calon Haji Indonesia