INSIBERNEWS - Istana Merdeka pagi ini menjadi saksi pertemuan bersejarah antara Presiden Indonesia Prabowo Subianto dan Presiden Prancis Emmanuel Macron dalam kunjungan kenegaraan yang berlangsung penuh kehangatan dan simbol diplomatik yang kuat, Rabu (28/5).
Macron disambut langsung oleh Prabowo dengan pelukan akrab, pertanda eratnya hubungan yang coba dibangun kembali secara strategis antara kedua negara.
Baca Juga: Sebut PDIP Terlibat Judol, Puan Maharani Minta Menkop Budi Arie Klarifikasi
Kedatangan Macron yang tiba sekitar pukul 09.42 WIB diawali dengan iring-iringan kendaraan resmi yang sempat melintasi kawasan Monas, dikawal pasukan berkuda dan disambut meriah di halaman Istana.
Penampilannya yang rapi dengan jas biru dongker dan sepatu pantofel hitam disambut dengan upacara kenegaraan lengkap. Lagu kebangsaan kedua negara dikumandangkan, diiringi 21 dentuman meriam, pasukan berseragam adat, serta marching band dan anak-anak sekolah yang turut menambah suasana penuh semangat dan persahabatan.
Baca Juga: Tragis! Akibat Tak Punya Pengawalan Ketat, Hakim Terkemuka di Iran jadi Korban Pembunuhan
Presiden Prabowo tampak tampil formal dengan jas hitam dan peci khas Indonesia, menyambut Macron bersama sang istri, Brigitte Macron.
Setelah prosesi penyambutan, keduanya melakukan inspeksi pasukan, lalu memperkenalkan jajaran delegasi masing-masing, sebelum masuk ke sesi tertutup di Ruang Kredensial untuk pengisian buku tamu dan foto bersama.
Baca Juga: BRI Perkuat Struktur Pendanaan Jangka Panjang dengan Fokus Himpun Dana Murah
Pertemuan bilateral ini membawa sejumlah agenda strategis di atas meja diskusi, mulai dari peningkatan kerja sama pertahanan, penguatan kapasitas pendidikan, energi terbarukan, hingga pengembangan teknologi digital dan ekonomi hijau.
Macron menegaskan komitmen Prancis dalam mendukung pembangunan kawasan Indo-Pasifik, sementara Indonesia menyambut baik niat tersebut dengan kesiapan konkret mempererat kerja sama.
Baca Juga: WhatsApp Kini Hadir di iPad, Bawa Fitur Lengkap dan Dukungan Multitasking Maksimal
Di sisi Indonesia, sejumlah menteri turut mendampingi Prabowo dalam pertemuan tersebut, termasuk Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, hingga Menteri Luar Negeri Sugiono.
Keikutsertaan banyak pihak menunjukkan bahwa pemerintah memandang kunjungan Macron ini bukan sekadar seremoni, melainkan momentum penting membuka lembaran baru hubungan dua negara dengan langkah yang lebih strategis.
Artikel Terkait
Sebut PDIP Terlibat Judol, Puan Maharani Minta Menkop Budi Arie Klarifikasi
Tragis! Akibat Tak Punya Pengawalan Ketat, Hakim Terkemuka di Iran jadi Korban Pembunuhan
Tuntut Tanggung Jawab, Menteri Koperasi Budi Arie Dilaporkan PDIP Terkait Dugaan Pencemaran Nama Baik
Ketahui Apa Itu Kartu Nusuk? Benda Wajib yang Dibawa oleh Jemaah Calon Haji Indonesia
Prediksi Suhu Tinggi, Jemaah Calon Haji RI Diminta Dirjen PHU Jangan Sering Keluar dari Tenda Penginapan Saat Wukuf di Arafah
Pantau Jemaah Calon Haji Ilegal, Otoritas Arab Saudi Lakukan Pengawasan Ketat dengan Drone
Mantan Dirut PT Taspen Diduga Beli 11 Unit Apartemen Mewah Dari Hasil Korupsi Investasi Fiktif
BRI Perkuat Struktur Pendanaan Jangka Panjang dengan Fokus Himpun Dana Murah
WhatsApp Kini Hadir di iPad, Bawa Fitur Lengkap dan Dukungan Multitasking Maksimal
TRAGIS! Pegawai Bank Indonesia Ditemukan Tewas Usai Lompat dari Rooftop Gedung Kantor