Surat edaran sebagai dasar hukum program ini pun sudah disiapkan. Beberapa sekolah di Jawa Barat bahkan telah mulai menerapkan model serupa secara terbatas.
Dedi menyebut langkah ini bukan semata-mata penegakan disiplin, tapi ikhtiar besar untuk menyelamatkan masa depan generasi muda yang mulai kehilangan arah.
“Saya biasa bangun opini dulu, sosialisasi dulu, baru surat edarannya jalan. Biar tidak hanya jadi tumpukan kertas yang dilupakan,” pungkasnya.
Artikel Terkait
Menjadi PR yang Sangat Besar, Rosan Roeslani Ungkap Danantara Siap Kelola GBK
Usai Kasusnya Viral, Kelulusan Tersangka Perundungan dr Aulia Ditangguhkan, Menkes Budi: Itulah Indonesia
Perempuan Terjerat Pinjol, Puan Maharani Desak Negara Hadir Lindungi Kepala Keluarga
Gegara CEO Dibunuh, Google Habiskan Rp132 Miliar Demi Keamanan Sundar Pichai
Prabowo Ingin Warga Kota Punya Rumah Murah, Tanah Negara Siap Disulap Jadi Hunian
Kuasa Hukum Hasto Kristiyanto Penuhi Panggilan Dewas KPK Terkait Dugaan Pelanggaran Etik
Bongkar Suap Hakim Kasus CPO, Kejagung Gelar Rekonstruksi Perkara Korupsi dan Obstruction of Justice
Bukan untuk Dihukum, Barak TNI-Polri Bakal Jadi Sekolah Disiplin untuk Siswa Nakal di Jabar
May Day di Monas, Polisi Imbau Warga Hindari Titik Rawan Macet Mulai Pagi Hari
Ancaman Krisis Elektronik di AS, Pegatron Soroti Dampak Tarif Impor yang Menghantui