Mengejutkan! Perut Bocah 3 Tahun di Jember Berisikan Cacing Pita Sebanyak 3 Toples

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Jumat, 18 April 2025 | 19:26 WIB
Potret Cacing Pita yang Ada di Perut Anak 3 Tahun.  (UM-Surabaya)
Potret Cacing Pita yang Ada di Perut Anak 3 Tahun. (UM-Surabaya)

INSIBERNEWS - Bocah laki-laki berusia 3 tahun di Kabupaten Jember, Jawa Timur, diharuskan menjalani operasi darurat akibat ususnya dipenuhi oleh cacing gelang (ascaris lumbricoides).

Adapun yang lebih mengejutkan, jumlah cacing yang dikeluarkan dari tubuh sang anak pun sangat mencengangkan, mencapai tiga stoples penuh.

Dokter Bela Mayvani, Sp.BA, yang menangani langsung operasi tersebut, mengatakan bahwa seluruh cacing berhasil dikeluarkan dari dalam usus sang anak.

Baca Juga: Maguire Jadi Pahlawan di Menit Akhir, MU Lolos Dramatis ke Semifinal Liga Europa

Setelah proses evakuasi, dokter pun segera menjahit usus anak agar tidak terjadi komplikasi lanjutan.

“Kami berhasil mengevakuasi (mengeluarkan) seluruh cacing yang ada di ususnya, sampai sebanyak tiga stoples. Lalu kami jahit tutup ususnya,” jelas dr. Bela Mayvani, Staf Medik Fungsional (SMF) Bedah Anak di RSD dr. Soebandi Jember, dikutip pada Jumat, 18 April 2025.

Kondisi sang anak awalnya cukup memprihatinkan, Ia datang ke rumah sakit dengan perut membesar dan keluhan tidak bisa buang air besar selama seminggu.

Baca Juga: Maguire Jadi Pahlawan di Menit Akhir, MU Lolos Dramatis ke Semifinal Liga Europa

Usai dilakukan pemeriksaan, dokter menemukan infestasi cacing dalam jumlah besar di dalam saluran pencernaan.

Direktur RSD dr Soebandi Jember, I Nyoman Semita, menjelaskan bahwa sebenarnya kasus ini telah ditangani sekitar enam bulan yang lalu.

Namun, informasi baru saja tersampaikan kepada publik karena tingginya perhatian terhadap kondisi serupa.

Baca Juga: Minibus Tabrak Truk Tronton di Tol Ngawi, 3 Nyawa Melayang, 2 Luka Berat

“Pasien datang ke RS sudah cukup lama, sudah lebih sekitar 6 bulan lalu,” kata Nyoman.

Pasien pun sudah dinyatakan pulih dan diperbolehkan pulang ke rumah.

Halaman:

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X