INSIBERNEWS - Kebakaran hebat melanda sebuah pabrik garmen yang berlokasi di Kelurahan Bojong Kerta, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, pada Minggu (13/4/2025) sekitar pukul 14.30 WIB.
Api dengan cepat melahap bangunan pabrik lantaran banyaknya material mudah terbakar di dalam area produksi. Plt Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bogor, Agung Prihanto, menjelaskan bahwa 11 unit mobil pemadam dari Kota dan Kabupaten Bogor dikerahkan untuk menaklukkan amukan si jago merah.
Baca Juga: Terungkap! Begini Alur Suap Tiga Hakim dalam Kasus Korupsi Minyak Goreng
Upaya pemadaman tidak berjalan mulus. Selain tingginya intensitas api, tidak tersedianya penampungan air di sekitar lokasi menjadi tantangan besar. Perangkat keselamatan di pabrik pun disebut tidak optimal.
“Tangki air tidak tersedia, APAR-nya pun kurang memadai, dan ironisnya, petugas keamanan tidak bisa mengakses APAR karena ruang penyimpanannya justru terkunci,” ujar Agung. Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik.
Baca Juga: Gegara HP Gadai, Suami di Bengkalis Bacok Istri Hingga Tewas Pakai Kapak
Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim yang turun langsung ke lokasi menyampaikan rasa prihatin mendalam atas insiden tersebut. Pabrik tersebut diketahui memproduksi pakaian ekspor untuk pasar Jepang dan mempekerjakan sekitar 300 warga dari sekitar kawasan.
“Ini musibah besar, semoga perusahaan bisa segera bangkit kembali dan memulihkan operasionalnya,” ungkap Dedie.
Baca Juga: Trump Bebaskan Barang Elektronik dari Tarif Impor, Apple Dapat Angin Segar
Dedie juga menekankan pentingnya evaluasi sistem keamanan di seluruh fasilitas industri di Bogor. Ia menyebutkan bahwa ada beberapa kelemahan mencolok, termasuk APAR yang terkunci di dalam ruangan dan tidak adanya perangkat pemadam di area luar yang bisa diakses cepat saat darurat.
“Perlu ada pembenahan dari sisi kesiapan internal perusahaan agar hal seperti ini tidak terulang,” tambahnya.
Baca Juga: Piyu Padi Pastikan Lagu-Lagu Titiek Puspa Tetap Hidup dan Terlindungi Lewat Sistem Royalti Digital
Meski tidak menelan korban jiwa, kerugian akibat kebakaran ini diperkirakan mencapai miliaran rupiah. Pemerintah Kota Bogor menyatakan siap mendampingi pemulihan perusahaan, baik dari sisi izin operasional maupun dukungan terhadap tenaga kerja yang terdampak.
Artikel Terkait
Salah Paham Telepon & Sidak Ijazah: Kisruh Armuji Vs Pengusaha Surabaya Berujung Laporan dan Permintaan Maaf
Perang Dagang Makin Panas: China Balas Tarif Impor AS Hingga 125 Persen
KPK Sita Barang Bukti dari Rumah Ridwan Kamil, Termasuk Sepeda Motor dan Alat Elektronik
Ungkap Alasan Inisiasi Beasiswa Anak Palestina, Prabowo: Mereka Harus Selamat, Sehat, Terdidik
BRI Bantu Pengusaha Berdaya Saing Global, UMKM Songket Ini Sukses Tembus Pasar Internasional
Bertemu Sisi di Mesir, Prabowo Diskusi Soal Kerja sama Ekonomi hingga Pertahanan
Diduga Edarkan Uang Palsu, Polisi Ciduk Mantan Artis Drama Kolosal dan Amankan Barang Bukti Uang Palsu Senilai Rp223 Juta
Trump Bebaskan Barang Elektronik dari Tarif Impor, Apple Dapat Angin Segar
Gegara HP Gadai, Suami di Bengkalis Bacok Istri Hingga Tewas Pakai Kapak
Terungkap! Begini Alur Suap Tiga Hakim dalam Kasus Korupsi Minyak Goreng