KPK Sita Barang Bukti dari Rumah Ridwan Kamil, Termasuk Sepeda Motor dan Alat Elektronik

Photo Author
- Sabtu, 12 April 2025 | 11:56 WIB
KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi)  (Foto : Dok/Melintang pos online )
KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) (Foto : Dok/Melintang pos online )

INSIBERNEWS - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus bergerak dalam proses penyidikan kasus dugaan korupsi yang menyeret sejumlah nama besar.

Kali ini, giliran rumah mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang menjadi sasaran penggeledahan. Dari penggeledahan tersebut, penyidik menyita sejumlah barang bukti, termasuk perangkat elektronik dan sebuah sepeda motor.

Langkah ini dilakukan KPK untuk mendalami keterkaitan antara Ridwan Kamil dengan kasus dugaan korupsi di tubuh Bank BJB.

Baca Juga: Perang Dagang Makin Panas: China Balas Tarif Impor AS Hingga 125 Persen

Direktur Penyidikan KPK, Asep Guntur Rahayu, mengatakan bahwa barang-barang elektronik yang diamankan saat ini sedang dianalisis di laboratorium milik KPK.

Tujuannya untuk mengekstraksi informasi yang mungkin berkaitan dengan perkara yang tengah diselidiki. Meski belum bisa menyampaikan detail hasilnya, Asep menyebut proses tersebut masih berlangsung dan menjadi bagian penting dari rangkaian penyidikan.

Baca Juga: Salah Paham Telepon & Sidak Ijazah: Kisruh Armuji Vs Pengusaha Surabaya Berujung Laporan dan Permintaan Maaf

Saat ditanya mengenai sepeda motor yang ikut disita, Asep tidak merinci merek atau tipe kendaraan tersebut. Ia hanya mengatakan bahwa motor tersebut masuk dalam daftar barang yang diambil oleh penyidik saat penggeledahan.

"Pokoknya motor, saya enggak hafal mereknya," ujarnya singkat. Meski demikian, keberadaan motor tersebut diyakini memiliki kaitan yang akan dikonfirmasi lebih lanjut dalam pemeriksaan lanjutan.

Baca Juga: Biar Gak Kebobolan Data, Menkominfo Tegaskan Batas Maksimal Nomor Ponsel per NIK

Sebagai tindak lanjut dari penggeledahan tersebut, KPK berencana memanggil Ridwan Kamil untuk memberikan klarifikasi terkait barang bukti yang ditemukan di kediamannya.

Pemanggilan ini juga menjadi bagian dari upaya KPK untuk menggali lebih dalam keterlibatan pihak-pihak yang terhubung dengan perkara dugaan korupsi di Bank BJB.

Proses penyelidikan ini mencuat setelah KPK menetapkan lima orang sebagai tersangka, termasuk petinggi Bank BJB serta pengendali beberapa agensi periklanan dan komunikasi.

Baca Juga: Zelensky Tuding Tentara Militer China Ikut Terlibat Perang di Ukraina

Halaman:

Editor: Varin Vaprilia Caroline

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X