Menjelang Akhir Ramadan, Pangeran MBS Pindah ke Makkah dan Bertemu Pemimpin Sudan di Istana Al-Safa

Photo Author
Adi Sutiyawan, Insibernews
- Minggu, 30 Maret 2025 | 12:48 WIB
Putra Mahkota Muhammad bin Salman (MBS)  (foto: Istimewa)
Putra Mahkota Muhammad bin Salman (MBS) (foto: Istimewa)

INSIBERNEWS - Menjelang penghujung Ramadan 2025, Perdana Menteri Arab Saudi sekaligus Putra Mahkota Muhammad bin Salman (MBS) memilih untuk menghabiskan sisa bulan suci di Makkah.

Keputusan ini bukan hal yang biasa, mengingat Riyadh, ibu kota negara, biasanya menjadi pusat aktivitas pemerintahan.

MBS tiba di Makkah pada Jumat (28/3) setelah melakukan perjalanan dari Jeddah. Mengutip media Sabq, ia ingin berada lebih dekat dengan Masjidil Haram dan menjalani ibadah di salah satu tempat paling suci bagi umat Islam.

 Baca Juga: Berbeda! Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1446 H Jatuh pada Minggu, 30 Maret 2025, Indonesia Menyusul Sehari Setelahnya

MBS Berkantor di Istana Al-Safa, Dekat Masjidil Haram

Di Makkah, terdapat istana kerajaan bernama Al-Safa, yang terletak di dalam kompleks Masjidil Haram.

Dari sini, MBS bisa mengikuti salat berjemaah yang dipimpin langsung oleh imam Masjidil Haram.

Istana ini juga memiliki kaca besar yang memungkinkan penghuninya melihat langsung area Masjidil Haram dari ketinggian.

Turut mendampingi MBS dalam kesempatan ini adalah beberapa pejabat tinggi Arab Saudi, di antaranya:

  • Pangeran Turki bin Mohammed bin Fahd bin Abdulaziz, Menteri Negara dan anggota Kabinet
  • Pangeran Abdulaziz bin Saud bin Naif bin Abdulaziz, Menteri Dalam Negeri
  • Pangeran Salman bin Talal bin Sultan bin Saud bin Abdulaziz

Momen istimewa terjadi pada malam 29 Ramadan (Jumat malam), ketika MBS terlihat mengikuti salat berjemaah di Masjidil Haram dari Istana Al-Safa. Kehadiran MBS di Makkah di akhir Ramadan ini menunjukkan keseriusannya dalam menjalani ibadah serta menjaga tradisi kerajaan yang selalu memberikan perhatian khusus pada Masjidil Haram.

 Baca Juga: Begini Kronologi Kecelakaan Bus di Madinah-Makkah, Ternyata Bukan Insiden Tunggal

Ibadah di Tanah Suci, Keistimewaan Ramadan di Makkah

Menjalani Ramadan di Makkah memiliki keistimewaan tersendiri bagi umat Islam. Berdasarkan hadis, salat di Masjidil Haram memiliki pahala 100.000 kali lipat dibandingkan salat di tempat lain.

Tak heran jika banyak pemimpin dan pejabat memilih untuk menghabiskan momen-momen terakhir Ramadan di kota suci ini.

Dengan kehadiran MBS di Makkah, bulan suci Ramadan tahun ini menjadi momentum penting dalam hubungan diplomasi kawasan.

Editor: Adi Sutiyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X