INSIBERNEWS - Pemerintah Indonesia kembali mendapat sorotan terkait impor beras. Kali ini, desakan datang agar pengawasan dan perizinan impor diperketat guna mencegah potensi penyalahgunaan yang dapat merugikan petani lokal dan konsumen.
Baca Juga: Kecelakaan Beruntun di Jalur Alternatif Puncak, Satu Pengendara Tewas
Direktur Eksekutif Studi Demokrasi Rakyat (SDR), Hari Purwanto, mengungkapkan bahwa dugaan praktik curang dalam impor beras harus diusut tuntas, terutama pada periode sebelum pemerintahan Prabowo Subianto.
Ia menyoroti kemungkinan adanya penyimpangan dalam proses impor yang dilakukan oleh pejabat terdahulu.
Baca Juga: Kecelakaan Maut di Tol Cipali, Sopir Diduga Mengantuk, Satu Orang Tewas
“Bisa saja dugaan kecurangan dalam impor beras terjadi karena kebijakan di masa pemerintahan sebelumnya. Impor beras dalam jumlah besar, baik kategori medium maupun premium, terjadi pada era tersebut dan harus ditelusuri lebih jauh,” ujar Hari Purwanto, Sabtu (29/5/2025).
Tak hanya itu, Hari juga menyoroti laporan dugaan markup dalam impor 2,2 juta ton beras yang diperkirakan menyebabkan kerugian negara hingga Rp2,7 triliun. Bahkan, ada tambahan kerugian akibat demurrage atau denda impor beras sebesar Rp294,5 miliar.
Meski sudah ada laporan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), hingga kini kasus tersebut masih dalam tahap telaah tanpa perkembangan yang signifikan.
Baca Juga: Brutal! Pria Tak Dikenal Bacok Tiga Warga di Bandar Lampung, Satu Tewas, Pelaku Ditembak Polisi
Selain menyoroti aspek kebijakan dan dugaan korupsi, Hari juga mengungkapkan praktik manipulasi harga di lapangan. Ia menyebut sejumlah oknum pengusaha diduga mengganti label beras medium menjadi premium demi keuntungan yang lebih besar.
Jika praktik semacam ini dibiarkan, maka akan semakin merugikan masyarakat dan melemahkan daya saing petani lokal.
Baca Juga: Bill Gates Ramal AI Bakal Ganti Pekerjaan Guru dan Dokter dalam 10 Tahun Ke Depan.
Dengan berbagai temuan tersebut, desakan untuk meningkatkan transparansi dan pengawasan impor beras semakin menguat.
Artikel Terkait
Pemain Muda Zukifli Lukmasyah Alami Cedera Saat Gim Internal Persib Bandung
Antipasi Kemacetan Pemudik, Polres Garut Mulai Terapkan Sistem One Way
Christian Norgaard Perpanjang Kontrak, Brentford Amankan Sang Kapten Hingga 2027
Megawati Bersinar, Red Sparks Akhirnya Kembali ke Final V-League Setelah 13 Tahun
Israel Perluas Serangan Darat di Gaza Selatan, Rafah Jadi Target Terbaru
Bill Gates Ramal AI Bakal Ganti Pekerjaan Guru dan Dokter dalam 10 Tahun Ke Depan.
Brutal! Pria Tak Dikenal Bacok Tiga Warga di Bandar Lampung, Satu Tewas, Pelaku Ditembak Polisi
Siap Tes DNA Anaknya dengan Ridwan Kamil, Sunan Kalijaga Beberkan Syarat yang Diminta Lisa Mariana: Kawal Saya untuk Tes DNA
Kecelakaan Maut di Tol Cipali, Sopir Diduga Mengantuk, Satu Orang Tewas
Kecelakaan Beruntun di Jalur Alternatif Puncak, Satu Pengendara Tewas