INSIBERNEWS - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, berkesempatan memberikan ceramah tarawih di Masjid Al-Falah, Bendungan Hilir, Sudirman, Jakarta Pusat.
Kehadiran beliau disambut antusias oleh para jamaah, termasuk puluhan siswa yang turut serta dalam ibadah tarawih.
Datang dengan MRT dan Berjalan Kaki ke Masjid
Dalam perjalanannya menuju masjid, Abdul Mu’ti memilih naik MRT dan menolak jemputan motor. Sesampainya di Stasiun MRT Bendungan Hilir, beliau memutuskan untuk berjalan kaki sejauh kurang dari 600 meter menuju Masjid Al-Falah.
Keputusan ini menunjukkan kesederhanaannya sebagai seorang pejabat negara yang tetap rendah hati dan dekat dengan masyarakat.
Baca Juga: Prabowo Kumpulkan Menteri Ekonomi di Istana, Mulai Bahas APBN 2026
Interaksi Hangat dengan Para Siswa
Setelah menunaikan salat tarawih, Mu’ti disambut oleh puluhan siswa yang dengan antusias mendekat untuk menyalami dan meminta tanda tangan pada jurnal Ramadan mereka. Jurnal ini merupakan buku tugas pembelajaran selama bulan Ramadan yang mereka catat dengan tekun.
Mu’ti menyapa para siswa dengan panggilan akrab "Gaes," yang langsung disambut tawa oleh jamaah. Satu per satu, ia membaca dan menandatangani catatan Jurnal Ramadan milik para siswa.
Umar Alhafidz (12), seorang siswa SDN 12 Bendungan Hilir, mengungkapkan rasa bangganya dapat bertemu langsung dengan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah.
"Saya sangat bersemangat sekali ketika mengetahui Bapak Menteri akan memberikan ceramah tarawih. Saya mencatat isi ceramah beliau di jurnal Ramadan, lalu setelah salat saya meminta tanda tangan beliau. Saya sangat senang karena beliau tersenyum sambil menandatangani buku saya," ujar Hafidz.
Abdul Mu’ti pun merasa senang melihat semangat anak-anak dalam mencatat ceramahnya.
"Alhamdulillah, senang sekali menandatangani catatan ceramah Ramadan di Masjid Al-Falah. Anak-anak sangat bersemangat dan mencatat dengan baik," ungkapnya dengan senyum.
Baca Juga: Libur Lebaran 2025 Dipercepat: Anak Sekolah Dapat Cuti Lebih Awal Mulai 21 Maret
Isi Ceramah: Ramadan Sebagai Bulan Berbagi dan Berbuat Baik
Dalam ceramahnya, Abdul Mu’ti mengajak jamaah untuk menjadikan bulan Ramadan sebagai momentum untuk banyak berbagi dan berbuat baik kepada sesama. Ia menyitir firman Allah dalam surat Al-Lail ayat 5-10:
Maka barangsiapa memberikan (hartanya di jalan Allah) dan bertakwa, serta membenarkan (adanya pahala) yang terbaik (surga), maka akan Kami mudahkan baginya jalan menuju kemudahan (kebahagiaan). Adapun orang yang kikir dan merasa dirinya cukup (tidak perlu pertolongan Allah), serta mendustakan (pahala) yang terbaik, maka akan Kami mudahkan baginya jalan menuju kesukaran (kesengsaraan). (QS Al-Lail: 5-10)
Artikel Terkait
Dari Krisis 1998 ke 2025: BI Buktikan Fundamental Ekonomi RI Masih Kuat dan Bandingkan Ketahanan Ekonomi RI di Tengah Gejolak Pasar
Rosan Roeslani Larang Rangkap Jabatan, Tapi Dirinya Justru Pegang 2 Posisi Strategis - Ini Alasannya!
Danantara Indonesia Akan Tata Ulang Holding BUMN, Pilih BKI Sebagai Induk, Ini Kriteria Kesehatan Finansial yang Jadi Pertimbangan
Mengapa Danantara Butuh WNA? Bahlil: Mereka Punya Pengalaman Kelola Aset Negara Kelas Dunia
Airlangga Hartarto: Devisa Hasil Ekspor Akan Perkuat Rupiah yang Melemah
Presiden Prabowo Subianto Instruksikan Pemangkasan Jajaran Komisaris BUMN Perbankan, Harus Lebih Sedikit tapi Lebih Kompeten!
Puan Maharani Soroti Penurunan Jumlah Pemudik Lebaran 2025, Desak Pemerintah Beri Stimulus Ekonomi untuk Rakyat
Puan Maharani Soroti Lonjakan Harga Sembako Jelang Lebaran 2025, Minta Pemerintah Gerak Cepat Stabilkan Pasar
PNM Berangkatkan Pemudik dalam Program Mudik Bersama BUMN 2025, Berikan Kenyamanan dan Keamanan Perjalanan