Usai Prarekonstruksi 70 Adegan, Polisi Masih Dalami Bukti dan Keterangan Saksi Kematian Mahasiswa UKI

Photo Author
Adi Sutiyawan, Insibernews
- Kamis, 27 Maret 2025 | 04:59 WIB
Ilustrasi Jenazah (Foto : istimewa)
Ilustrasi Jenazah (Foto : istimewa)

INSIBERNEWS - Kasus kematian Kenzha Erza Walewangko (22), mahasiswa Universitas Kristen Indonesia (UKI), masih menjadi tanda tanya besar. Hingga kini, Polres Metro Jakarta Timur belum bisa menyimpulkan penyebab pasti kematiannya yang diduga akibat pengeroyokan di lingkungan kampus.

Meski telah memeriksa puluhan saksi dan menggelar prarekonstruksi, polisi masih kesulitan menemukan bukti yang cukup untuk menaikkan status kasus ini ke tahap penyidikan.

Baca Juga: Jakarta Gencar Kejar Penunggak Pajak Kendaraan, Tak Ada Penghapusan Seperti di Jabar

Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly, mengungkapkan bahwa pihaknya telah memeriksa 39 saksi dari berbagai latar belakang.

Dari jumlah itu, 24 orang merupakan mahasiswa UKI, sementara sisanya terdiri dari pihak keluarga, petugas keamanan kampus, serta tenaga medis dari RS UKI yang sempat menangani korban.

“Kami masih mendalami berbagai keterangan yang ada karena sejauh ini belum ada bukti yang cukup kuat untuk memastikan adanya tindak pidana,” ujar Nicolas usai prarekonstruksi di lokasi kejadian, Rabu (26/3/2025).

Baca Juga: Awas Tertipu! Begini Cara Mudah Bedakan Beras Medium yang Disulap Sebagai Beras Premium

Proses prarekonstruksi yang digelar hari ini melibatkan total 70 adegan untuk memperjelas kejadian sebelum dan sesudah korban ditemukan.

Beberapa saksi yang sebelumnya memberikan keterangan dihadirkan kembali untuk memerankan ulang peristiwa yang mereka alami atau saksikan.

Namun, masih terdapat perbedaan dalam kesaksian, terutama mengenai dugaan pemukulan terhadap korban.

Baca Juga: Oknum TNI AL Diduga Bunuh Jurnalis di Banjarbaru, Motif Masih Misteri

"Ada saksi yang mengatakan korban sempat dipukul, sementara saksi lain membantahnya. Ini yang masih kami gali lebih dalam," tambah Nicolas.

Salah satu saksi, Thomas, sempat memperagakan gerakan seperti hendak memukul korban, tetapi dalam adegan prarekonstruksi, aksi tersebut disebut berhasil dicegah oleh petugas keamanan kampus.

Baca Juga: Polisi Bongkar Sindikat Narkoba Vape, WN China Jadi Dalang Utama

Halaman:

Editor: Adi Sutiyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X