Oknum TNI AL Diduga Bunuh Jurnalis di Banjarbaru, Motif Masih Misteri

Photo Author
Adi Sutiyawan, Insibernews
- Kamis, 27 Maret 2025 | 04:40 WIB
Ilustrasi Pembunuhan (Foto : Serambi Indonesia)
Ilustrasi Pembunuhan (Foto : Serambi Indonesia)

INSIBERNEWS - Seorang anggota TNI Angkatan Laut yang bertugas di Lanal Balikpapan diduga terlibat dalam kasus pembunuhan seorang jurnalis media online bernama Juwita di Banjarbaru, Kalimantan Selatan.

Pelaku yang berinisial J memiliki pangkat Kelasi Satu dan baru satu bulan bertugas di Lanal Balikpapan setelah berdinas selama empat tahun di TNI AL.

Peristiwa tragis ini terjadi pada Sabtu, 22 Maret 2025, dan saat ini pihak berwenang masih mendalami kronologi serta motif di baliknya.

Baca Juga: Polisi Bongkar Sindikat Narkoba Vape, WN China Jadi Dalang Utama

Komandan Detasemen Polisi Militer (Dan Denpom) Lanal Balikpapan, Mayor Laut (PM) Ronald Ganap, mengonfirmasi bahwa pelaku sudah diamankan oleh Polisi Militer Angkatan Laut (Pomal) dan akan menjalani proses hukum yang transparan.

"Kami pastikan penyelidikan dilakukan secara intensif dan transparan sesuai aturan yang berlaku. Saat ini, kami masih mendalami lebih jauh mengenai hubungan antara korban dan pelaku, serta motif yang melatarbelakangi peristiwa ini," ujar Ronald dalam konferensi pers pada Rabu (26/3/2025).

Baca Juga: Perebutan Tiket Semifinal Piala FA: Delapan Tim Premier League Siap Tempur!

Ronald juga menjelaskan bahwa kejadian ini terjadi di luar wilayah hukum Lanal Balikpapan, sehingga koordinasi dengan pihak berwenang setempat terus dilakukan. Ia meminta publik untuk bersabar menunggu hasil penyelidikan yang lebih mendalam.

"Kami memahami bahwa masyarakat dan rekan-rekan media ingin mengetahui detail kasus ini. Namun, kami masih dalam tahap investigasi, dan perkembangan lebih lanjut akan segera disampaikan," tambahnya.

Baca Juga: Prabowo Temui Menlu Prancis di Istana, Bahas Kunjungan Macron ke Indonesia

TNI Angkatan Laut sendiri menegaskan bahwa institusi tidak akan menutup-nutupi kasus ini dan akan memastikan proses hukum berjalan sesuai aturan yang berlaku. Mereka juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban atas tragedi ini.

"Kami turut berduka cita dan memohon maaf atas kejadian ini. Kami menjamin bahwa jika terbukti bersalah, pelaku akan mendapatkan hukuman setimpal sesuai hukum yang berlaku," kata Ronald.

Baca Juga: Prabowo Kumpulkan Menteri Ekonomi di Istana, Mulai Bahas APBN 2026

Kasus ini menjadi perhatian publik, terutama karena melibatkan seorang anggota militer dan seorang jurnalis. Banyak pihak berharap proses hukum berjalan transparan dan adil.

Halaman:

Editor: Adi Sutiyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X