INSIBERNEWS – Gelombang protes besar melanda Turki setelah pengadilan memerintahkan Wali Kota Istanbul, Ekrem Imamoglu, untuk ditahan sambil menunggu persidangan.
Imamoglu, yang dikenal sebagai rival politik utama Presiden Recep Tayyip Erdogan, didakwa dalam kasus dugaan korupsi dan hubungan dengan kelompok terorisme.
Keputusan ini memicu kemarahan publik, dengan ribuan orang turun ke jalan di berbagai kota.
Baca Juga: Serangan Brutal KKB di Yahukimo, 6 Guru Tewas dan Sekolah Dibakar
Jaksa sebelumnya telah meminta agar Imamoglu dan empat ajudannya ditahan sebelum persidangan dimulai. Imamoglu sendiri menjalani pemeriksaan pengadilan pada Sabtu (22/3/2025), setelah penahanannya pekan lalu memicu aksi demonstrasi besar-besaran.
Puluhan ribu orang di Istanbul, Ankara, dan lebih dari selusin kota lainnya turun ke jalan sejak Kamis (20/3/2025), menuntut keadilan bagi wali kota yang dianggap sebagai simbol oposisi terhadap pemerintahan Erdogan.
Baca Juga: Dukung Gizi Anak Indonesia, Australia dan UNICEF Biayai Pusat Unggulan Nasional
Menurut laporan CNN Turk, pengadilan akhirnya secara resmi memerintahkan penahanan Imamoglu pada Minggu (23/3/2025), tetapi bukan karena dugaan keterlibatannya dengan Partai Pekerja Kurdistan (PKK) dan Persatuan Komunitas Kurdistan (KCK), yang dianggap sebagai organisasi teroris oleh pemerintah Turki.
Tuduhan yang menjeratnya lebih berkaitan dengan dugaan kasus korupsi yang hingga kini masih menjadi perdebatan di kalangan publik dan oposisi.
Baca Juga: Waspada! Ini 5 Dampak Negatif saat Anak Melihat Orang Tua Bertengkar
Keputusan ini semakin memperburuk ketegangan politik di Turki, terutama menjelang pemilihan yang akan datang. Imamoglu merupakan figur kuat dari oposisi yang memiliki peluang besar untuk menantang dominasi Erdogan.
Penahanannya justru dianggap oleh banyak pihak sebagai upaya untuk melemahkan lawan politik sebelum pemilu. Protes yang terjadi pun menunjukkan meningkatnya ketidakpuasan masyarakat terhadap pemerintahan saat ini.
Baca Juga: Jungkook BTS Jadi Korban Peretasan, Saham Rp94 Miliar Dicuri Saat Wamil
Dengan meningkatnya tekanan dari publik dan komunitas internasional, masa depan politik Imamoglu dan stabilitas Turki kini menjadi sorotan dunia.
Artikel Terkait
Info Daya Tampung Agribisnis di Universitas Padjadjaran Dalam SNBT 2025, Bukan Banyak?
Minat Masuk ISBI Bandung? Prodi Karawitan Miliki Daya Tampung Segini di SNBT 2025
Lulusan SMA SMK Merapat, Ini Daya Tampung Gizi di Universitas Siliwangi Pada SNBT 2025
Jungkook BTS Jadi Korban Peretasan, Saham Rp94 Miliar Dicuri Saat Wamil
Viral Isu Mahasiswa Ditahan dan Dimintai Tebusan di Polsek Cakung, Polisi Bantah Keras
Tragis! Kecelakaan Kereta Api Tabrak Mobil dan Tewaskan Satu Keluarga di Asahan
Laku Rp210 Juta! Ribuan Surat Suara Bekas Pemilu 2024 di Ponorogo Dilelang
Waspada! Ini 5 Dampak Negatif saat Anak Melihat Orang Tua Bertengkar
Dukung Gizi Anak Indonesia, Australia dan UNICEF Biayai Pusat Unggulan Nasional
Serangan Brutal KKB di Yahukimo, 6 Guru Tewas dan Sekolah Dibakar