INSIBERNEWS – Kecelakaan maut kembali terjadi di ruas Tol Cipali, tepatnya di KM 87.600 wilayah Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Subang, Jawa Barat, pada Sabtu pagi.
Insiden ini melibatkan dua kendaraan truk yang bertabrakan hingga mengakibatkan dua orang meninggal dunia di lokasi kejadian.
Baca Juga: Menkomdigi Dorong Pihak Tempo untuk Laporkan Kasus Kiriman Kepala Babi
Menurut keterangan dari Corporate Communications & Sustainability Management Dept Head Astra Tol Cipali, Ardam Rafif Trisilo, peristiwa ini pertama kali dilaporkan oleh pengguna jalan melalui Traffic Monitoring Center (TMC).
Menanggapi laporan tersebut, tim rescue Astra Tol Cipali bersama petugas PJR langsung bergerak cepat melakukan evakuasi, dibantu oleh armada derek dan ambulans.
Dua kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan ini adalah truk Mitsubishi Colt Diesel dengan nomor polisi AG 9765 UT dan truk Hino Tronton bernopol Z 9596 YA.
Baca Juga: Tuai Protes dan Dinilai Terburu-buru, Ternyata RUU TNI Sudah Diinisasi Sejak 2024
Dari hasil investigasi awal, kecelakaan diduga terjadi akibat kurangnya antisipasi pengemudi truk Colt Diesel saat melaju dari arah Cirebon menuju Jakarta.
Truk tersebut menabrak bagian belakang truk Hino Tronton yang berada di depannya. Benturan keras menyebabkan dua orang dari truk Colt Diesel meninggal di tempat.
Proses evakuasi kendaraan dan korban memakan waktu sekitar dua jam sebelum kondisi jalan kembali normal.
Baca Juga: RUU TNI Dinilai Kurang Sosialisasi, Menteri Hukum Supratman Tegas Bantah
Di sisi lain, volume kendaraan di ruas Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) pada hari yang sama mengalami peningkatan signifikan.
Hingga pukul 12.00 WIB, sekitar 15 ribu kendaraan tercatat melintas dari Cikopo menuju Cirebon, mengalami lonjakan hingga 40,6 persen dibandingkan hari sebelumnya.
Sementara itu, arus kendaraan ke arah Jakarta juga meningkat sekitar 12,4 persen, dengan total 10 ribu kendaraan yang melintas.
Artikel Terkait
Megawati Ingatkan PDIP Soal RUU TNI: Jangan Sampai Dwifungsi Kembali
TNI Batal Urus Narkotika: Apa yang Terjadi dengan Revisi Undang-Undang TNI?
Pemerintah Rencanakan Transformasi BUMN Karya Menjadi BUMN Pangan Agrinas: Apa Dampaknya untuk Ketahanan Pangan?
IHSG Anjlok, Sri Mulyani Sebut Faktor Global dan Nasional Sebagai Penyebab Utama
Presiden Prabowo Siap Temui Investor Pasar Modal Setelah IHSG Anjlok, Luhut Pastikan Pemerintah Tetap Hati-hati
Harga Emas Terus Melonjak di Tengah Anjloknya IHSG, Analis Prediksi Kenaikan Belum Berhenti
Bahlil Lahadalia: Indonesia Siap Produksi 70 Ton Emas per Tahun, Pabrik Pemurnian Logam Mulia Jadi yang Terbesar di Dunia
KPK Dalami Dugaan Pembayaran Firma Hukum Pakai Uang Korupsi oleh SYL
Masjid Jalur Mudik Dibuka 24 Jam, Kemenag Pastikan Pemudik Nyaman
Kemenag Buka Pendaftaran Beasiswa Indonesia Bangkit 2025, Simak Syarat dan Jenisnya