Bubarkan Departemen Pendidikan AS, Donald Trump Ingin Kembalikan Kontrol Pendidikan pada Negara Bagian

Photo Author
Awit Wiarni, Insibernews
- Sabtu, 22 Maret 2025 | 09:59 WIB
Donald Trump tanda tangani keputusan untuk bubarkan Departemen Pendidikan AS (YouTube The White House)
Donald Trump tanda tangani keputusan untuk bubarkan Departemen Pendidikan AS (YouTube The White House)

INSIBERNEWS - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, menandatangani perintah eksekutif yang memulai proses penutupan Departemen Pendidikan AS pada Kamis (20/3/2025).

Langkah ini bertujuan untuk mengembalikan kendali atas sistem pendidikan kepada negara bagian dan komunitas lokal.

Trump berpendapat bahwa Departemen Pendidikan telah terbukti tidak efektif, meskipun dalam empat dekade keberadaannya telah mengalokasikan dana sekitar 3 triliun dolar AS.

Baca Juga: Anggaran Pemeriksaan BPK Dipangkas hingga Rp657 miliar, Berpotensi Menambah Peluang Korupsi?

Dilansir INsibernews dari kanal YouTube WhiteHouse (22/3/2025), keputusan ini memicu kekhawatiran dari berbagai pihak.

Termasuk anggota Kongres yang menilai bahwa langkah tersebut bisa merugikan generasi mendatang.

Ketua Kaukus Kongres Asia Pasifik Amerika (CAPAC), Grace Meng, dan Ketua Gugus Tugas Pendidikan, Mark Takano, mengkritik kebijakan ini dalam pernyataan bersama mereka.

Baca Juga: Lutesha Turun ke Jalan, Ikut Aksi Tolak Revisi UU TNI di Monas

Mereka menyebut bahwa pemerintah Trump lebih memprioritaskan keringanan pajak untuk miliarder daripada memastikan bahwa siswa, orang tua, dan pendidik mendapatkan sumber daya yang mereka butuhkan untuk meraih kesuksesan.

Menurut mereka, keputusan ini merupakan bentuk pengkhianatan terhadap masyarakat yang bergantung pada sistem pendidikan yang lebih baik.

Proses penutupan Departemen Pendidikan ini diperkirakan tidak akan berjalan lancar karena harus melalui pemungutan suara di Kongres.

Baca Juga: Kanye West Kembali Bikin Ulah, Hina Anak Kembar Beyonce dan Jay-Z di Media Sosial

Dengan adanya penolakan dari sejumlah kalangan, keputusan ini menghadapi tantangan besar untuk bisa terealisasi.

Banyak pihak yang khawatir bahwa jika Departemen Pendidikan benar-benar ditutup.

Halaman:

Editor: Awit Wiarni

Sumber: YouTube

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X