INSIBERNEWS - Gelombang mudik Lebaran 2025 diperkirakan mulai meningkat pada Jumat (21/3) malam. Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menyebut bahwa lonjakan pemudik sudah bisa terlihat sejak hari ini, dipicu oleh kebijakan work from anywhere (WFA) yang akan berlaku pada Senin (24/3).
Hal ini memungkinkan banyak pekerja, baik di sektor pemerintah maupun swasta, untuk lebih fleksibel dalam menentukan waktu keberangkatan ke kampung halaman.
Baca Juga: Prediksi Arus Mudik Lebaran 2025: 577 Ribu Kendaraan Bakal Melintas Kalikangkung, Puncaknya 28 Maret
Mengantisipasi tingginya mobilitas masyarakat selama Ramadan dan Idul Fitri, Kementerian Perhubungan telah meresmikan Posko Pusat Angkutan Lebaran 2025. Posko ini berfungsi untuk mengawasi kelancaran transportasi dan memastikan perjalanan mudik berlangsung aman serta nyaman.
"Karena WFA mulai berlaku 24 Maret, maka posko dibuka lebih awal, sejak hari ini. Kami melihat masyarakat mulai memilih mudik lebih cepat, apalagi hari ini Jumat, menjelang akhir pekan," ujar Menhub Dudy dalam jumpa pers di Jakarta.
Baca Juga: Kemenag Buka Pendaftaran Beasiswa Indonesia Bangkit 2025, Simak Syarat dan Jenisnya
Tahun ini, jumlah pemudik diprediksi mencapai angka fantastis, lebih dari 146 juta orang akan melakukan perjalanan ke kampung halaman dengan berbagai moda transportasi.
Pemerintah telah menyiapkan ribuan armada untuk mendukung kelancaran perjalanan, di antaranya 30.451 bus, 772 kapal laut, 404 pesawat udara, dan 2.550 unit kereta api.
Dengan kesiapan sarana dan prasarana ini, diharapkan arus mudik bisa berjalan lebih tertata dan minim hambatan.
Baca Juga: Masjid Jalur Mudik Dibuka 24 Jam, Kemenag Pastikan Pemudik Nyaman
Selain menyiapkan moda transportasi, pemerintah juga menggulirkan berbagai insentif guna meringankan beban para pemudik.
Beberapa kebijakan yang telah disiapkan antara lain penurunan harga tiket pesawat hingga 14 persen, diskon tarif tol sebesar 20 persen, serta program mudik gratis yang ditujukan untuk masyarakat yang ingin pulang kampung tanpa harus mengeluarkan biaya besar.
Langkah ini diharapkan dapat membantu masyarakat sekaligus mengurangi kepadatan di jalur utama mudik.
Baca Juga: Trump Ultimatum ke Iran, Dua Bulan untuk Kesepakatan Nuklir Baru
Artikel Terkait
Tips Nyaman Mudik Jakarta-Yogyakarta via Jalur Darat, Simak Rutenya!
Shin Tae-yong Soroti Kekalahan Indonesia dari Australia, Sebut ada 3 Faktor Penyebabnya, Apa Saja?
Presiden Donald Trump Akan Tutup Departemen Pendidikan AS, Apa Alasannya?
Prabowo Resmikan KEK Industropolis Batang, Targetkan Jadi 'Shenzhen' Indonesia
Jokowi Jawab Soal Ajakan Damai dari Puan Soal Perseturuan dengan PDIP: Yang Mulai Duluan Siapa?
Trump Ultimatum ke Iran, Dua Bulan untuk Kesepakatan Nuklir Baru
Masjid Jalur Mudik Dibuka 24 Jam, Kemenag Pastikan Pemudik Nyaman
Kemenag Buka Pendaftaran Beasiswa Indonesia Bangkit 2025, Simak Syarat dan Jenisnya
Misteri Freezer Terkunci, Polresta Bongkar Aksi Mutilasi Keji di Tangerang
Paula Verhoeven Curhat Anak Menjauh, Baim Wong Akhirnya Buka Suara