Terutama pasal dwifungsi TNI, dilakukan secara sembunyi-sembunyi dan tidak demokratis.
“Laporan ini keliru dan seharusnya tidak diproses kepolisian,” ungkap Arif Maulana.
Baca Juga: Waduh! Agensi Kim Soo Hyun Meneror Ayah Mendiang Kim Sae Ron
“Dalam hal ini, masyarakat yang justru dirugikan karena DPR RI yang membahas revisi UU TNI dengan muatan pasal dwifungsi TNI yang akan merugikan masyarakat secara sembunyi-sembunyi dan tidak demokratis,” lanjutnya.
Arif Maulana menyampaikan hal miris bahwa rakyat justru diancam hukuman karena menyampaikan kritik.
“Rakyat yang menyampaikan kritik dan protes justru diancam hukuman," ujar Arif Maulana.***
Artikel Terkait
Tuai Protes! Rapat Tertutup Pembahasan RUU TNI di Hotel Fairmont Diterobos Warga, Kenapa?
Ada Tambahan Tugas untuk TNI dalam RUU TNI, Tangani Narkoba dan Ketahanan SIber
Usai Terobos Rapat Tertutup RUU TNI, Kantor KontraS Didatangi 3 Orang Tak Dikenal
Isi RUU TNI : Anggota Aktif Diusulkan Dapat Menduduki 16 Kementerian atau Lembaga, Apa Saja?
Buntut Penerobosan Rapat RUU TNI, Sekuriti Hotel Fairmont Buat Laporan ke Polisi