“Kata Gus Dur, ‘Kiai yang di partai itu kamu, saya tetap di NU’. Ya sudah, saya di partai, Gus Dur di NU," ujarnya sembari mengenang peran penting Gus Dur dalam sejarah politik Indonesia.
Baca Juga: Mulai Tahun Ajaran Baru, Siswa Kelas 5 SD Bisa Belajar AI dan Coding!
Acara Halaqah Kebangsaan ini menjadi momentum bagi para kiai dan ulama untuk kembali meneguhkan posisi mereka dalam dunia politik.
Dengan semakin kompleksnya tantangan zaman, Ma’ruf berharap para ulama dapat berperan aktif dalam membentuk kebijakan yang berpihak kepada masyarakat dan menjaga nilai-nilai keislaman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Artikel Terkait
6 Fakta Menarik Yayat Preman Pensiun 9, Si Melankolis Asisten Penjual Kopi
6 Fakta Menarik Agus Preman Pensiun, Komandan Kepercayaan Bang Edi
Resep Kuping Gajah, Camilan Enak dan Spesial di Hari Raya Idul Fitri
Gen Z Didorong Stop Boros Pangan, Bapanas: Ini Berdampak ke Ekonomi dan Lingkungan!
Mulai Tahun Ajaran Baru, Siswa Kelas 5 SD Bisa Belajar AI dan Coding!
Kabar Baik! Pengangkatan CPNS dan PPPK 2024 Dipercepat, Ini Jadwalnya
Protes Besar di Serbia, Ratusan Ribu Orang Tuntut Keadilan atas Tragedi Runtuhnya Stasiun
Motor Gigi Kamu Terasa Boros Banget? Begini Solusinya
Serangan AS ke Yaman Tewaskan Puluhan Warga, Militer Yaman Bersumpah Balas Dendam
Duel Sopir Gegara Rebutan Parkir di Kalibata City, Polisi Selidiki Penyebab Keributan